Rabu, 08 Juli 2026

‎Mahasiswa Umko Program Field Trip Ke Malaysia Gagal

LAMPUNG UTARA - Janji "kuliah sambil ke luar negeri" berujung petaka. Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kotabumi - UMKO gagal berangkat ke Malaysia pada Senin, 6 Juli 2026. Rombongan berjumlah puluhan mahasiswa semester V itu justru telantar di Palembang dan akhirnya dipulangkan tanpa kejelasan.


‎Kini, para wali mahasiswa mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas program "Field Trip" tersebut. Dikarenakan setiap peserta sudah setor Rp4,5 juta belum termasuk biaya paspor.


‎Salah satu peserta yang tidak ingin namanya dipublis menceritakan kronologinya. "Kami sudah siap berangkat. Katanya ketinggalan pesawat. Terus dijanjikan naik kapal laut. Eh ujung-ujungnya disuruh pulang", kata sumber dengan nada kecewa.


‎Hingga saat ini, pihak penyelenggara belum memberikan kepastian. Mau diberangkatkan ulang atau dana Rp4,5 juta dikembalikan.


‎"Uangnya sudah kami bayar lunas. Keterangannya berubah-ubah. Sampai sekarang belum ada pertanggung jawaban," lanjutnya.


‎Kekecewaan berubah jadi kemarahan. Para wali menilai ada OKNUM UMKO yang di duga tidak profesional dalam mengelola program yang mengatasnamakan "penguatan akademik" itu.


‎Mereka menuntut audit menyeluruh. Mulai dari penunjukan vendor, perjanjian dengan mahasiswa, sampai ke mana larinya dana sekitar Rp360 juta dari 80 peserta.


‎"Kami minta Aparat Penegak Hukum usut. Kalau ada unsur sengaja menipu, jerat dengan pasal dan hukum Undang-undang yang berlaku sesuai perbuatan yang di langgar,  tegas salah satu wali mahasiswa.


‎Secara hukum, lembaga pendidikan wajib memberikan informasi benar dan transparan. Jika kegiatan batal, maka hak peserta untuk mendapatkan pengembalian dana harus dipenuhi.


‎Sampai berita ini tayang, pihak UMKO belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab gagal berangkat dan skema pengembalian dana.


Redaksi media ini membuka ruang seluas-luasnya bagi Rektorat UMKO dan panitia penyelenggara untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.