Jumat, 20 Maret 2026

Bupati Empat Lawang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul fitri ‎

Bupati Empat Lawang Sumatera Selatan  Dr.H. Joncik Muhammad dan Wakil Bupati Empat, Arifa'i,SH. Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 447 H 2024 M. (20/03/26)

‎*بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ   الرَّحِيْـــــم* 

‎السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

‎Berkahirnya Bulan Suci Ramadhan dengan segala kerendahan hati dan keiklasan hati izinkan kami atas nama perintah kabupaten empat lawang mengucapkan


‎Taqoobbalallahu minna waminkum  barakallahu fiikum

‎تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَمنِْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ,

‎كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ. اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاكُمْ مِنَ العَاءِدِيْنَ وَالفَاءِزِيْنَ  وَالمَقْبُوْلِيْنَ.


‎Mohon maaf lahir & batin atas segala kehilafan dan kesalahan kami.


‎Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan umur yang barokah dan kita semua khususnya masyarakat pemerintah kabupaten empat lawang dapat bertemu lagi di bulan ramadhan yang akan datang.

Dan Kami atas nama pemerintah menyampaikan dalam kepemimpinan kami yang saat ini kami pimpin jika terdapat kekeliruan kealfaan kesalahan di dalam kami melaksanakan tugas dan amanah kami meminta maaf atas segalanya lahir dan batin.


‎Amiin aamiin ya robbal'alamin

‎وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

‎وَبَرَكَاتُهُ


‎Atas Nama Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. ( IKLAN /ADV).


Rabu, 18 Maret 2026

Jalan Kabupaten Desa Negri Ratu Muara Sungkai Rusak Parah ‎

LAMPUNG UTARA – Jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Muara Sungkai dan Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara, menjadi mimpi buruk bagi warga setempat. Rusak parah, jalan ini membuat akses vital warga menuju Kabupaten Tulang Bawang Barat menjadi sangat sulit. (18/3/2026)

‎Lubang-lubang besar di tengah jalan yang digenangi air, seperti menjadi "danau" kecil yang mengancam keselamatan warga. Anak-anak sekolah bahkan harus libur sekolah jika mereka terjatuh di jalan yang rusak tersebut, akibat pakaian yang kotor. Keadaan ini membuat warga setempat sangat kesulitan, dan harapan untuk merayakan Lebaran Idul Fitri dengan jalan yang bagus, pupus sudah.
‎"Jalan ini seperti menjadi 'bencana' bagi kami. Kami berharap agar pemerintah dapat segera memperbaiki jalan ini, agar kami dapat beraktivitas dengan lancar," ujar salah satu warga Desa Negri Ratu, dengan nada yang penuh harap.
‎Kerusakan jalan yang sama juga nampak ketika memasuki Desa Karya Sakti, Kecamatan Abung Surakarta. Keadaan jalan yang sama-sama memprihatinkan, membuat warga setempat berharap agar pemerintah daerah, khususnya Bupati Lampung Utara, dapat memperhatikan kepentingan warga.
‎Masyarakat berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada daerah-daerah yang jalanannya rusak, agar tidak terjadi lagi kesulitan seperti ini. "Kami hanya ingin jalan yang bagus, agar kami dapat beraktivitas dengan nyaman", ungkap warga
‎Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari pemerintah daerah terkait perbaikan jalan kabupaten yang rusak parah ini. Warga setempat berharap agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki jalan yang rusak.
‎Tim PWRI Lampung Utara

Jumat, 13 Maret 2026

DPC AJOI Lampra Gelar Bukber Tingkatkan Ukhwah Islam ‎

Dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah menjalin silaturahmi  kebersamaan DPC AJOI lampung utara mengadakan buka bersama

‎Acara yang berlangsung di jalan pahlawan lampura di kediaman ibu Ena  sebagai dewan pembina, “jumat, ( 13/03/26.)

‎Sebagai wujud nyata untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah dalam tali persaudaraan dapat dilakukan dengan mempraktikkan ta’aruf yaitu mengenal satu sama laen dan tafahum yaitu memahami,  kemudian  ta’awun  menolong,  serta itsar mendahulukan orang lain.

‎Penguatan ini diwujudkan dan di dasari oleh keluarga besar  Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Jurnalistik Online Indonesia Kabupaten Lampung Utara melalui silaturahmi, husnuzan, toleransi atas perbedaan, serta tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa.


‎Dengan memperkuat ukhuwah, umat Islam dapat mewujudkan solidaritas dan kekuatan kolektif, baik dalam konteks sosial maupun pembangunan ekonomi


‎Acara bukber yang di pimpin langsung oleh Defriwansyah sebagai pimpinan organisasi AJOI lampung utara dirinya mengatakan bahwa "kebersamaan seperti buka bersama ini merupakan suatu bentuk kebersamaan serta kekompakan dalam kekeluargaan baik itu  pribadi kelompok golongan dan organisasi", ucap ketua.


‎Dirinya juga menambahkan selain silaturahmi yang terpenting juga harus melaksanakan silaturahim seperti momen yang tepat di bulan suci ramadhan dan menyonsong Idul Fitri tiba.


‎"Saya mengucapkan terimakasih pada ahli rumah yang mempunyai hajat dengan mengajak kami semua untuk berbuka puasa semoga yang telah di berikan menjadikan shodaqoh amal jariah dan di jadikan amal ibadah untuk nya aamiin aamiin ya robbal'alamin ucap ketua DPC AJOI Lampura.


‎Hadir pada acara itu ialah dewan etik AJOI, DR.Suwardi.SH,MH,CM.CPCLE, Candra guna. SH, Aminudin. SH, Sekretaris ajoi, Habibulkarim, Bendahara Dian tata, para kepala biro, redaksi dari berbagai jenis media yang bergabung, serta tetangga handai tolan.


‎Berakhirnya acara ini di tutup dengan ungkapan dan ucapan permohonan maaf dan bersalaman,


‎Ja'alanallahu minal 'aidin walfaizin,

‎(جَعَلَنَا اللَّهُ مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ)

‎"Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang kembali (fitrah) dan orang-orang yang memperoleh kemenangan"


‎"Taqabbalallahu minna wa minkum, Minal 'Aidin wal-Faizin, mohon maaf lahir dan batin" ucapan dari  salah satu  Aktivis Gunadi -red.

Kamis, 12 Maret 2026

PWRI Lampura Apresiasi Polda Lampung Penertiban Tambang Emas ‎

Lampung Utara - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Lampung Utara, Edi Santoni, memberikan apresiasi kepada Polda Lampung atas keberhasilannya melakukan penertiban aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Kabupaten Way Kanan (12/3/26).


‎Edi Santoni menilai langkah tegas yang dilakukan aparat kepolisian tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menegakkan hukum serta menjaga kelestarian lingkungan dari dampak aktivitas pertambangan tanpa izin.
‎Diketahui beberapa waktu lalu Polda Lampung melakukan operasi penertiban terhadap aktivitas tambang emas ilegal yang beroperasi di lahan milik PTPN VII di Kabupaten Way Kanan. Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian berhasil menyita ratusan unit mesin dompeng yang digunakan para penambang untuk mengekstraksi emas secara ilegal.
‎Edi Santoni, menyampaikan turut memberikan dukungan dan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh pihak kepolisian.
‎Kegiatan penertiban tambang emas ilegal tersebut dilakukan di area perkebunan milik PTPN VII yang berada di wilayah Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.
‎Operasi penertiban dilakukan oleh Polda Lampung dalam beberapa waktu terakhir sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang marak terjadi di wilayah tersebut.
‎Penertiban dilakukan karena aktivitas tambang emas tanpa izin dinilai melanggar hukum dan berpotensi merusak lingkungan, termasuk merusak lahan perkebunan serta mencemari lingkungan sekitar.
‎Menurut Edi Santoni, tindakan tegas ini sangat penting untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas serta memberikan efek jera kepada para pelaku tambang ilegal.
‎“Kami dari DPC PWRI Lampung Utara sangat mengapresiasi langkah Polda Lampung yang telah berhasil menertibkan tambang emas ilegal di Way Kanan. Ini merupakan tindakan yang sangat positif dalam menegakkan hukum dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Edi Santoni.
‎Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian melakukan penyisiran di sejumlah titik lokasi tambang ilegal. Dari hasil penertiban, ratusan mesin dompeng yang digunakan para penambang berhasil diamankan sebagai barang bukti. Selain itu, beberapa orang yang diduga sebagai pelaku juga turut ditahan untuk menjalani proses hukum.
‎Edi Santoni berharap penertiban seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar aktivitas tambang ilegal tidak kembali beroperasi.
‎Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung upaya aparat penegak hukum dengan tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin serta melaporkan jika menemukan praktik serupa di wilayahnya.
‎“Ke depan kami berharap pengawasan semakin diperketat agar praktik tambang ilegal bisa benar-benar dihentikan demi menjaga lingkungan dan ketertiban hukum",
‎Dalam kegiatan ini beberapa orang yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut juga telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka untuk proses hukum lebih lanjut. tutupnya.
‎(Editor/Red)

SMPN 2 Bukit Kemuning Zakat Fitrah & Paket Ramadhan ‎

Lampura - SMPN 2 Bukit Kemuning  melaksanakan penyaluran Zakat Fitrah & Paket Ramadhan kegiatan tersebut di gelar pada sekolahan setempat, kamis 22 maret 2026.

Dalam kegiatan yang di pimpin langsung oleh kepala sekolah SMP Negeri 2 bukit kemuning Ibu Sri Rezeki,S.Pd.,M.Pd.

"Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh warga sekolah dalam kegiatan penyaluran zakat fitrah dan paket ramadhan,  dan  yang paling utama adalah dalam membentuk karakter peserta didik agar memiliki kepedulian sosial dan rasa empati sehingga  tertanam pada masa yang akan datang" ucap kepsek.

‎Selain itu zakat fitrah adalah kewajiban yang bertujuan menyempurnakan puasa ramadhan dan membersihkan harta agar mendapatkan barokah dari Alloh SWT.


‎Jazakallahu khairan katsiran, semoga Allah membalas kebaikan, dengan pahala yang berlimpah, rezeki yang berkah, dan menjadikannya penyuci harta terima kasih atas perhatian dan bantuan yang sangat berarti. tambahnya


‎"Kami sebagai panitia dan pihak sekolah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu. Semoga zakat fitrah ini  mendatangkan keberkahan yang telah kita tunaikan dan semoga Allah membalas kebaikan Bapak/Ibu kita semua dengan pahala berlipat".


‎Dalam pelaksanaan itu yang telah di salurkan dan langsung di terima oleh penerima ialah  berupa, Zakat fitrah 5 kg/ jiwa sebanyak 115 kemudian paket ramadhan sebanyak 80 paket.


‎Hadir dalam kegiatan itu adalah seluruh dewan guru pendidik serta jajaranya, siswa/siswi dan para penerima zakat fitrah serta paket ramahdan


‎Pantauan media dalam kegiatan berlangsung cukup signifikan sampai dengan selesai. Red.

Kamis, 05 Maret 2026

Tiga Oknum TNI AU Diduga Paksa Warga Berkelahi ‎

Lampung Utara – Kejadian pemaksaan yang dilakukan pada salah satu rumah warga Dusun Talang Seluay Kecamatan Blambangan Pagar Kabupaten Lampung Utara, korban bernama Sahbudin (42).

Terduga pelaku yang mendatangi rumah warga untuk mengajak berkelahi adalah oknum intitusi dari pihak Angkatan Udara AU yang bertugas di Transkim AU Mes Kantor Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Semuli Jaya Lampung Utara.
‎Di duga tiga oknum anggota TNI mendatangi rumah tersebut pada siang hari dan memaksa seorang warga untuk ikut bersama mereka bernama,  (TR), (HKS), (RSK).
‎"Penjelasan Terduga Korban Sahbudin (42), pada tanggal 4/03/2026 saya menelpon salah satu oknum TNI AU bernama (TR) untuk mengingatkan tolong jangan ganggu anak saya terkait urusan saya dengan (S), setelah beberapa menit selesai menelpon tiga oknum dari Instistusi mendatangi rumah saya.
‎"Saat tiga oknum datang kerumah saya Sahbudin (42)" dengan niat baik saya persilahkan untuk masuk kedalam dan duduk namun mereka menolak pada saat itu terjadi bahasa yang kurang baik. Saat kejadian bukan saya sendiri yang ada dirumah saya, ada keluarga saya, istri, anak saya dan beberapa warga sekitar.
‎Selanjut, pada saat itulah tiga oknum yang menolak masuk kedalam rumah saya, Sahbudin (42), mereka datang mengamuk marah - marah sampai mengajak saya keluar untuk berkelahi," ayo main kita diluar satu lawan satu sudah lama saya gk Fighter. Jelas Sahbudin saat menyampaikan
‎kepada media, pada (06/03/2026).
‎Menyikapi dari kejadian tersebut Sahbudin (42), merasa trauma dan tertekan mental," saya trauma pak akibat kejadian ini saya perlu perlindungan dan kenyamanan, tegas Sahbudin. selanjutnya saya akan laporkan permasalahan ini kepada pihak berwajib dan berwenang.
‎Tambah istri terduga Korban Helfiana, saya mau masalah ini di selesaikan sesuai kode etik militer.
‎" saya mau masalah ini di selesaikan sesuai kode etik militer yang berlaku karna kami rakyat kecil perlu perlindungan dan kenyamanan bukan ketakutan, Jelas Helfiana (38)" yang saat itu menyaksikan kejadian dirumahnya.
‎Untuk selanjutnya dari pihak terduga oknum intitusi dari pihak Angkatan Udara AU yang bertugas di Transkim AU Mes Kantor Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Semuli Jaya, Lampung Utara. Belum dapat di hubungi pihak media.
‎(Tim/Red)

Pariwisata Lampura Potensi Besar Dinas Pariwisata Seolah Hanya Nama

Lampung Utara -  Bukan daerah yang miskin potensi wisata. Wilayah ini memiliki bentang alam yang masih alami, air terjun, perbukitan, sungai, hingga kekayaan budaya lokal yang sebenarnya mampu menjadi daya tarik wisata. Jika dikelola dengan serius, sektor pariwisata bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

‎Namun realitas di lapangan justru menunjukkan hal yang sebaliknya hingga hari ini, sektor pariwisata di lampung utara terlihat berjalan tanpa arah yang jelas. Hampir tidak ada event besar, tidak ada promosi yang masif, bahkan tidak terlihat program inovatif yang benar-benar mampu mengangkat nama Lampung Utara sebagai tujuan wisata.
‎Banyak masyarakat mulai mempertanyakan keberadaan Dinas Pariwisata. Secara struktur kelembagaan, dinas tersebut ada. Tetapi secara fungsi, kontribusinya hampir tidak terasa. Kritik yang muncul di masyarakat bahkan menyebut dinas tersebut seperti “ada dan tiada sama saja”.
‎Minimnya kreativitas menjadi persoalan utama di saat banyak daerah berlomba-lomba menggelar festival budaya, event olahraga wisata, promosi digital, hingga membangun desa wisata sebagai daya tarik baru, Lampung Utara justru terlihat tertinggal jauh, tidak ada gebrakan, tidak ada strategi promosi yang jelas, bahkan tidak terlihat konsep pengembangan pariwisata jangka panjang.
‎Padahal jika mau bekerja serius, memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Wisata alam yang masih asri, potensi wisata sejarah, hingga wisata kuliner lokal sebenarnya bisa menjadi magnet wisatawa sayangnya potensi itu seakan dibiarkan begitu saja tanpa pengelolaan yang terarah.
‎Yang lebih memprihatinkan, masyarakat di sekitar lokasi wisata sering kali harus bergerak sendiri untuk menjaga dan mengelola potensi wisata yang ada. Pemerintah daerah, melalui Dinas Pariwisata, seharusnya hadir sebagai motor penggerak. Namun yang terlihat justru sebaliknya: peran itu nyaris tidak tampak.
‎Jika kondisi ini terus berlangsung, hanya akan menjadi daerah dengan potensi wisata besar yang tidak pernah berkembang. Pariwisata yang seharusnya menjadi sumber pertumbuhan ekonomi daerah justru terjebak dalam stagnasi akibat lemahnya perencanaan dan minimnya kreativitas birokrasi.
‎Sudah saatnya pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dinas Pariwisata. Publik tidak membutuhkan sekadar keberadaan lembaga dalam struktur pemerintahan. Yang dibutuhkan adalah kerja nyata, ide segar, dan keberanian untuk membangun sektor pariwisata secara serius.
‎Lampung Utara tidak kekurangan potensi yang justru dipertanyakan adalah apakah dinas yang diberi tanggung jawab mengelola sektor ini masih memiliki kemauan dan kemampuan untuk bekerja. Jika tidak, maka keberadaannya hanya akan menjadi beban anggaran tanpa memberikan manfaat nyata bagi daerah.

Selasa, 03 Maret 2026