Senin, 13 April 2020

Perum Mapan Kotabumi Selatan Terkena Banjir Air

LAMPUNG UTARA - Perumahan mapan dan sekitarnya di Kelelurahan Kelapa Tujuh Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung terkena banjir air akibat hujan lebat.

Sekitar 23 rumah yang terkena dampak banjir ini dengan ketianggian air mencapai  1,3 meter akibat hujan lebat dari sore tadi, namun dengan cepat Tim BPBD, dan Kodim, Koramil, Babinkamtibmas yang juga mendampingi Camat kotabumi selatan meninjau daerah banjir sampai tengah malam. 

Beruntung peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya barang rumah tangga pada rusak seperti barang elektronik dan lainya, banjir ini selain dikarenakan curah hujan sangat deras debit air dari atas dan di saluran gorong-gorong tersumbat hingga mengakibatkan air nya tidak lancar karena  gorong-gorong tersebut amblas jadi air yg keluar kesaluran mengakibatkan tersumbat.

Setelah adanya pristiwa ini camat Sarihusin langsung menuju lokasi tempat kejadian dan langsung mendata rumah warga yang kena dampak banjir terendam Minggu (12/04/20) atas kejadian ini camat ikut begadang bersama jajarannya mengevakuasi membantu warga yang melanda dampak musibah ini.

Camat Sarihusin tetap menyemangati warganya hingga memberikan bantuan seadanyanya menunggu datang bantuan dari Pemerintah dari kabupaten setempat atau dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain itu warga juga mengharapkan bantuan para donatur di daerah itu yang peduli atas musibah yang dialami warga Kelurahan Kelapa 7, ujar salah seorang warga kepada media

Dikatakan dalam musibah banjir yang menimpa warga Kelurahan Kelapa 7 ini, Sarihusin diminta supaya tabah menghadapi Karena tidak ada masalah yang tidak terselasikan, tergantung bagaimana menyikapinya kita tau beban dalam pikiran Camat Sarihusin sangat berat persoalan penanggulangan virus corona atau covid-19 belum selesai sudah datang lagi banjir, semuanya ini adalah menjadi beban pikiran berat bagi Camat Sarihusin. Tapi kita percaya selalu membuat solusinya untuk mengatasi semua masalah di wilayahnya, tambah warga Kotabumi selatan (timbul sinaga)