Kamis, 12 Desember 2019

Hanya Karena Bibit Tebu Dua Warga Saling Tikam

LAMPUNG UTARA, Gara - gara bibit tebu yang salah jual dua warga Desa Bandar Agung Kecamatan Muara Sungkai dan warga Desa Sukadana Udik Kecamatan Bunga Mayang saling tikam (12/12/19)

Kronologis kejadian warga Sukadana udik ( korban ) berinisial (jn) membeli bibit tebu kepada (ad) di lokasi perkebunan tebu di desa bandar agung kecamatan muara sungkai.

" Setelah bibit tebu akan di bawa oleh JN ternyata bibit tebu itu bukan kepunyaan AD namun miliknya seorang ZN" pada saat itu lah terjadi keributan antara JN dan ZN , melihat pertengkaran sengit maka AD melarikan diri dengan membawa uang hasil penjualan bibit tebu itu.

Karena merasa JN beli kepada AD maka JN mempertahan kan bibit tebu tersebut , dengan hati yang panas ZN yang merasa tidak pernah menjual bibit tebu tersebut kepada siapa pun , dengan hati panas ZN menyabut sebilah parang lalu menghibahkan kearah JN dengan ke adaan belum siap lalu JN menangkis parang tersebut dan tangan nya pun terluka dengan ketidak puasan ZN berulang ulang kali menebaskan  parang nya hingga JN jatuh tak sadarkan diri pada saat itu.

Akhir nya melihat JN terjatuh dan tak sadarkan dengan berlumuran darah , ZN melarikan diri , untung saja pada saat itu ada salah satu warga lewat di wilayah itu menemukan JN tergeletak tak sadarkan diri dengan berlumuran darah" warga kumpul membawa JN kerumah sakit RSUD RIYACUDU Lampung Utara.

Sesampai di rumah sakit tersebut JN korban sambaran parang itu pun di rujuk ke rumah sakit bandar lampung dalam ke adaan tak sadarkan diri ( Hendrik )