Rabu, 24 Juni 2026

Kuota Penuh 360 Siswa Lolos SPMB SMKN 2 Kotabumi ‎

Tegang sekaligus lega. Itulah suasana di SMKN 2 Kotabumi, Rabu pagi 24/6/2026. Papan pengumuman SPMB Jalur Reguler offline di bawah tiang bendera langsung dikerubuti calon siswa. Jari-jari mereka menyisir deretan nama, mencari kepastian.


‎Di loket “DAFTAR ULANG MPLB”, tiga siswi berjilbab langsung membungkuk isi formulir, didampingi guru berjilbab hijau. Di sisi lain, guru berbaju abu-abu sigap membagikan berkas ke siswa yang namanya tercantum lolos.


‎Hari ini jadi penentu bagi 368 calon siswa yang mendaftar. Hasilnya, kuota 360 kursi terisi penuh.


‎Kepala SMKN 2 Kotabumi, Hamron Roya, menegaskan proses SPMB tahun ini transparan dan ketat. Dari 368 pendaftar, hanya 360 yang bisa diterima sesuai kuota dari Dinas Pendidikan.


‎“Animo ke SMKN 2 Kotabumi luar biasa, 368 yang daftar. Tapi kuota kita hanya 360. Jadi ada 8 calon siswa yang terpaksa belum bisa kami terima karena tidak memenuhi syarat administrasi dan ketentuan SPMB,” jelas Hamron Roya


‎Begitu pengumuman ditempel, 360 siswa yang dinyatakan lolos langsung menyerbu loket daftar ulang. Jurusan MPLB atau Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis jadi salah satu yang paling ramai.


‎“Kami buka loket hari ini juga biar orang tua nggak bolak-balik. Prinsipnya cepat, tepat, dan melayani. Ini komitmen kami,” ujar Hamron.


‎Di foto terlihat jelas, guru-guru turun langsung. Ada yang mendampingi isi formulir, ada yang bagi berkas, ada yang menenangkan siswa yang masih gugup. Suasana kekeluargaan sangat terasa di SMKN 2 Kotabumi.


‎Kepada 360 siswa yang resmi diterima, Hamron Roya menitipkan pesan.

‎“Selamat, kalian 360 orang terpilih dari 368 pendaftar. Jaga kepercayaan ini. Di SMKN 2 Kotabumi kalian akan ditempa jadi lulusan kompeten dan siap kerja. Ingat, ijazah SMK itu tiket masuk dunia kerja. Tapi skill dan karakter kalian yang menentukan kalian diterima atau tidak,” tegasnya.


‎Dengan masuknya 360 siswa baru ini, SMKN 2 Kotabumi langsung tancap gas siapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027.

Penulis: hbib