Rabu, 05 November 2025

SMAN 1 Sungkai Utara Laksanakan TKA Berjalan Lancar ‎

‎SMAN 1 Sungkai Utara Kabupaten Lampung utara, melaksanakan kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII mulai tanggal 3 hingga 6 November 2025, tujuan dari Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah untuk mengukur capaian akademik siswa secara terstandar, memvalidasi nilai rapor yang beragam, serta memberikan informasi mengenai kekuatan dan kelemahan siswa dalam memahami materi pembelajaran.


Melalui pelaksanaan TKA, sekolah dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kompetensi akademik peserta didik sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

‎"Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan asesmen standar yang mengukur capaian akademik siswa pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum, tujuannya adalah untuk memberikan informasi capaian akademik yang terstandar.


‎Menyetarakan hasil belajar antara jalur pendidikan formal dan non formal, serta menjadi salah satu bahan pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya seperti SNBP, ini di sampai kan Kepala SMAN 1 Sungkai Utara Drs.H. Aruji Kartawinata, M.Pd.I Rabu (5/11/2025).


‎"Di lanjutkannya, selama 4 hari dalam pelaksanaan TKA ini peserta didik dibagi 2 gelombang, gelombang 1 hari Senin dan Selasa tanggal 3 dan 4 November, di bagi 3 sesi setiap sesi 37 siswa dan jumlah siswa yang ikut TKA gelombang 1 berjumlah 111 siswa.


‎Pada gelombang ke 2 hari Rabu dan Kamis dari tanggal 5 dan 6 November, ini pun di bagi 3 sesi, sesi 1 dan 2 berjumlah 37 siswa dan sesi 3 berjumlah 38 siswa, jumlah siswa yang ikut TKA gelombang 2 berjumlah 112 siswa, jadi SMAN 1 Sungkai Utara yang mengikuti TKA berjumlah 223 peserta didik, "jelas aruji.


‎Kepala SMAN 1 Sungkai Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, dan siswa yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan TKA tahun ini. Aruji berharap pelaksanaan TKA dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat bagi seluruh siswa, khususnya kelas XII, sebagai bentuk persiapan menghadapi ujian akhir dan seleksi perguruan tinggi di masa mendatang." Tutup Aruji.