Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah kembali diintensifkan pasca berakhirnya masa libur sekolah dan tahun baru.
Terkait hal itu, Dapur Nasuri Berjaya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Alam yang berdiri di Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara lakukan penyembelihan satu ekor hewan kerbau sebagai langkah awal di tahun 2026 pasca libur Nataru, Rabu (7/1/2026).
Terlihat antusias seluruh pekerja dapur dan para relawan yang turut membantu dalam prosesi penyembelihan tersebut.
Selain itu hadir juga Unsur Forkopimda yang diwakili oleh "Heri Suherman" Selaku Lurah Kota Alam, "Serma Eldi Muhdani" Selaku Anggota Kodim 0412 yang juga merupakan Babinsa Kel.Kota Alam, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sesi wawancara, Eriska Vivian Astuti, S.kom. selaku kepala SPPG Kota Alam mengatakan penyembelihan kerbau tersebut sebagai wujud suka-cita dalam menyambut bergulirnya kembali penyaluran MBG pada awal tahun 2026,
"Hari ini kita mengadakan penyembelihan kerbau yang mana daging hasil olahannya akan kita salurkan kepada sebanyak 2.606 penerima manfaat yang terdiri dari 8 sekolahan, Ibu hamil/menyusui serta balita pada pendistribusian besok (8/1)", Ucap Eriska.
"Penyembelihan ini juga sebagai wujud suka-cita kami dalam menyambut bergulirnya kembali program MBG pasca libur natal dan tahun baru". Ujar kepala SPPG tersebut
Eriska juga menyatakan, Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung dan mensukseskan asta-cita presiden Prabowo Subianto dalam program MBG.
"Kami terus berupaya memastikan kesiapan operasional, penguatan mekanisme distribusi, serta memastikan standar keamanan dan kualitas pangan dengan memprioritaskan aspek kebersihan sehingga makanan yang disajikan benar-benar memenuhi standar gizi yang telah di tetapkan", Tutup eriska.
Kepada awak media, Heri Suherman, Selaku Lurah Kota Alam didampingi Oon Darmawan yang merupakan ketua RT setempat menyampaikan pesan serta harapannya,
"Saya berpesan kepada dapur ini agar selalu berhati-hati dan selalu berpedoman terhadap Standar Operasional Produk (SOP) yang telah ditetapkan BGN dalam setiap prosesnya, mulai dari penyediaan bahan baku hingga pendistribusian, demi terjaganya kesegaran, kebersihan serta keutuhan kandungan gizi itu sendiri", Tegasnya.
"Dan semoga dapur ini dapat terus berjaya, Tidak ada kendala dan kejadian yang berarti, Sehingga dapur ini benar-benar dapat mewujudkan apa yang sudah menjadi harapan kita semua dalam pemenuhan gizi secara nasional terkhusus di wilayah lampung utara", Tutur heri.
Diharapkan, program strategis pemerintah ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti, memastikan manfaat asupan gizi yang nyata untuk anak-anak indonesia.
Dengan ini pula diharapkan dapur Nasuri Berjaya dapat terus berinovasi sehingga dapat menjadi percontohan baik bagi dapur-dapur yang ada di wilayah lampung utara.*


