Sabtu, 30 November 2019

Oknum ASN Diduga Memalsukan Tandatangan Untuk Pinjaman BANK

LAMPUNG UTARA, KPS - Salah satu Apratur Sipil Negara ASN yang bekerja di Kecamatan Belambangan Pagar Kabupaten Lampung Utara Propinsi Lampung. Diduga memalsukan tanda tangan mantan Istri demi keuntungan dirinya sendiri dalam proses percepatan pinjaman dana dengan salah satu pihak BANK yang ada di lampung utara,beberapa bulan silam.

Oknum ASN SG salah satu ASN yang bekerja di UPTD kecamatan belambangan pagar kabupaten lampung utara,yang diketahui menurut sumber Informasi,dan data yang terhimpun mengajukan pinjaman modal kepada pihak BANK dengan nilai lebih kurang 200 juta lebih,sebut sumber dengan baunainformasi.(29/11/19)

"Dana pinjaman itupun akhirnya terialialisasi oleh pihak BANK dengan nilai sesuai permohonan,namun kejanggalanya dan di senyalir ada pemalsuan tanda tangan,yang tidak lain tanda tangan mantan istrinya,beber sumber.

Masih menurut sumber yang indentitasnya tidak ingin disebutkan, bahwasanya pemalsuan tanda tangan yang dimaksud,diketahui atas ungkapan mantan istrinya sendiri saat itu ungkapnya.

Tim media mencoba untuk mengkonfirmasi mengenai apa yang di tundingkan sumber dengan SG tampa bicara banyak oknum tersebut yang juga ASN di lampung utara menbenarkan,telah memalsukan tanda tangan istrinya,dengan maksud untuk menpercepat pencairan"ungkap SG dengan tim"

Disinggung dengan keberatan mantan istrinya bahwasanya Ikut dalam kepertanggung jawaban pinjaman dimaksud,oknum SG meminta agar persoalan tidak di besarkan,dan diduga berencana ingin suap tim media ini.

Terpisah Mintaria Gunadi Ketua DPD LIPAN Lampung Utara,menyayangkan ketidak hati-hatian pihak BANK,dengan hal peristiwa ini tentunya dapat menimbulkan kerugian kepada pihak BANK dan pihak mantan istrinya.

"sebagai dasar pemalsuan tanda tangan tentunya merupakan perbuatan yang di duga melanggar hukum,saya meminta pihak Kepolisian Resort lampung utara, untuk kelakukan penenilisikan kepada oknum SG yang bekerja di kecamatan belambangan pagar kabupaten lampung utara,agar menpertanggung jawabkan perbuatanya,tutup gunadi.(*)

Sumber:/
Penulis: gun

Jumat, 29 November 2019

Dua Remaja Penjambret Diamanakan Polsek Talang Padang Bersama Tekab 308 Polres Tanggamus

TANGGAMUS - Dibackup Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus, Polsek Talang Padang mengamankan dua remaja berinisial RK (17) dan ZM (16) dalam persangkaan pencurian dengan kekerasan (Curas) Jambret.

Dari kedua remaja warga Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus tersebut, turut diamankan barang bukti handphone 1 unit hp merk Vivo Y91 milik korbannya dan sepeda Honda Beat Pop warna putih A 6909 CP yang digunakan melakukan kejahatan.

Kapolsek Talang Padang Polres Tanggamus Iptu Khairul Yassin Ariga, S.Kom mengungkapkan, keduanya ditangkap berdasarkan laporan Sukriadi (44) warga Pekon Negeri Agung Kecamatan Talang Padang.

Adapun kejahatan dilakukan kedua pelaku pada Kamis, 28 November 2019 sekitar pukul 14.00 Wib di Pekon Negeri Agung melakukan Curas HP terhadap anak pelapor berinisial MA (10).

"Atas penyelidikan laporan tersebut, kedua pelaku berhasil diamankan di rumahnya masing-masing, Jumat (29/11/19) pukul 13.00 Wib," ungkap Iptu Khairul Yassin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, (30/11/19).

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan pelapor, aksi Curas itu terjadi ketiga anaknya sedang bermain HP tidak jauh dari rumahnya, lalu datang datang 2 orang menggunakan sepeda motor berhenti didekat korban, lalu salah satu pelaku yg di bonceng turun dari sepeda motor dan menghampiri korban kemudian tiba-tiba menjambret HP yang sedang dipegang anaknya.

Sebelum kabur, pelaku mencoba mengalihkan perhatian anak korban dengan cara memainkan HP, kemudian langsung naik ke sepeda motor, kemudian kedua pelaku pergi dengan membawa HP anak korban.

"Atas kejadian, pelapor mengalami kerugian senilai Rp.1,5 juta dan melaporkan perkara terssbut ke Polsek Talang Padang," jelasnya.

Saat ini kedua pelaku dan barang bukti handphone, nota pembelian serta seped motor diamankan di Mapolsek Talang Padang. "Atas kejahatannya, kedua pelaku dipersangkakan pasal 365 KUHPidana, ancaman maksimal 9 tahun penjara, namun penyidikannya mengacu kepada UU Peradilan anak," pungkasnya. (*)

AJOI-Jalin Snergitas Kunker Desa Sabuk Empat

LAMPUNG UTARA, KPS - Fungsional dan pran serta masyarakat harus selalu bersinergi dalam terwujudnya berbagai integritas yang selalu bekelanjutan demi terwujudnya kekompakan untuk mencapai suatu cita-cita berdasarkan yang telah di programkan pemerintah pusat dan daerah serta sampai pada masyarakat

Seperti yang di laksanakan sebagai fungsi masyarakat kontrol sosial dari salah satu lembaga Aliansi Jurnalis Online Indonesia( AJOi) yang berada di kabupaten lampung utara melaksankan sesuai visi dan misinya.

Ketua Pimpinan Cabang Ajoi lampung utara Defriwansyah meyampai kan fungsi kontrol dari media sebagai salah satu pilar demokerasi dalam menginformasikan pada publik.

Sementara itu anggota Ajoi lampura tentu saja Elva dari salah satu media yang tergabung pada wadah lembaga ini melaksanakan kunjungan kerjanya pada desa sabuk empat kecamatan abung kunang kabupaten lampung utara (30/11/19)

Kegiatan kunker ini bertujuan ialah dalam kerangka kebersamaan untuk turut serta berpartisipasi mendukung dalam pembangunan desa dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang fungsi kontrol dari media agar masyarakat tidak selalu menduga dan praduka pada masyarakat saat melaksakan sesuai tugasnya masing-masing,urainya elva.

Dalam kunjunganya di desa sabuk empat kehadiran para awak media di sambut langsung oleh Nandang Zaily Kepala Desa yang di dampingi oleh para perangkat dan warga masyarakat setempat dalam suasana penuh rasa persaudaraan dan kebersamaan.

Kepala Desa Nandang  menyampaikan pada para pewarta keinginanya dalam menciptakan lapangan Kerja bagi warga desanya” Seperti pembuatan wisata perkebunan buah-buahan yang menurutnya sangat memungkinkan dan sesuai dengan iklim yang ada di desa sabuk empat, paparnya kades.

“Ini juga saya dapat setelah melihat dan mempelajari dalam kunjungan kami para kepala desa di wilayah provinsi bali  memang kultur kita sangat berbeda dengan lampung utara’ tetapi melihat potensi yang ada di desa’ saya ingin dapat memberikan sumbangsih yang terbaik bagi desa ini, ujarnya"

Saat ini kita sedang mempelajari dan mencoba melakukan pembenahan sumber daya alam dan sumber daya manusia serta penambahan sarana infrastruktur penunjang lainya, pungkasnya.red.

Tekab 308 Polres Tanggamus Bekuk DPO Pelaku Pemerasan di Jalinbar Pekon Belu

TANGGAMUS - Pria 29 tahun bernama Heriansyah warga Pekon Belu Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus dibekuk Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus, Jumat (29/11/19) malam.

Penangkapan oleh Tekab 308 terhadap tersangka yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam perkara pemerasan pada April 2019 itu dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, SH.

Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas mengungkapan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan tanggal 8 April 2019 dan DPO/04/IV/ 2019/Reskrim.

"Tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan dikediamannya, kemarin Jumat (29/11) pukul 18.30 WIB," ungkap AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Sabtu (30/11/19) pagi.

Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas menjelaskan, kronologis pemerasan itu dilakukan tersangka pada hari Senin tanggal 08 April 2019 sekira jam 22.30 Wib di Jalan Raya Lintas Barat Pekon Belu Kecamatan Kota Agung Barat, dimana 3 pelaku memeras sopir yang sedang melintas.

Kemudian berdasarkan laporan tersebut, seorang tersangka bernama Sanusi (44) ditangkap pada saat itu juga. Namun 2 pelaku lain melarikan diri dari TKP, sehingga keduanya ditetapkan menjadi DPO.

"Seorang tersangka ditangkap pada saat itu, 2 DPO. Kemarin 1 DPO tertangkap. Sehingga 1 lagi DPO berinisial HE dalam pencarian," jelasnya.

Lanjutnya, dari keterangan tersangka Heriansyah, ia membenarkan membenarkan bahwa dirinya yang telah melakukan aksi pemerasan di Jalinbar Pekon Belu tersebut bersama 2 rekannya. Dimana biasanya mereka setiap mendapatkan hasil sekitar Rp. 400 ribu dibagi bertiga.

"Namun pada saat ditangkap pada April 2019 lalu, uang tunai yang berhasil diamankan berupa uang Rp. 44 ribu, kaleng tempat uang dan kaleng rokok," ujarnya.

Saat ini tersangka diamankan di Mapolres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut dan atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 368 ayat (1) KUHPidana.

"Ancaman pidananya paling lama sembilan tahun," pungkasnya.

Sementara itu, dalam keterangannya kepada penyidik, ia mengaku melakukan pemerasan tersebut saat sedang tidak bekerja. Namun ia berdalih bahwa hasil pemerasan tersebut didapatnya hanya berkisar Rp. 30 - Rp. 50 ribu.

Pria berbadan kecil itu juga menuturkan bahwa, setelah melakukan pemerasan, ia bersama-sama memberikan uang kebersihan di warung yang ia tempati mereka menunggu truck melintas.

"Paling banyak Rp. 50 ribu pak, juga ngasih kebersihan diwarung itu Rp. 10 ribu. Jam kerjanya kadang pagi, kadang sore. Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari," ucap pria beranak satu tersebut. (*)

Polsek Wonosobo Bekuk Seorang Tersangka Curas Modus Nodong dan Buru Seorang Rekanya

TANGGAMUS - Seorang tersangka pencurian dengan dengan kekerasan (Curas) modus penodongan ditangkap Polsek Wonsobo Polres Tanggamus, Jumat (9/11/19).

Tersangka bernama Padriyan (20) ditangkap tanpa perlawanan di Jalan Umum Siring Betik Pekon Balak Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus.

Dari penangkapan tersangka yang beralamat di Pekon Sanggi Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS) Kabupaten Tanggamus tersebut, petugas mengamankan handphone Xiomi Redmi 6A.

Selain menangkap Padriyan, petugas juga masih memburu seorang rekannya dalam keterlibatan penodongan terhadap korbannya Bagus Kurniawan (19) di Jalan Raya Pantai Sawmil Pekon Karang Anyar Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus.

Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu Amin Rusbahadi, S.Sos. MM mengatakan, tersangka ditangkap berdasarkan laporan tanggal 4 Oktober 2019 atasnama korban Bagus Kurniawan warga pekon pemerihan kecamatan bengkunat kabupaten pesisir barat.

"Berdasarkan penyelidikan laporan tersebut, tersangka dapat teridentifikasi sehingga berhasil ditangkap tadi pagi pukul 07.30 Wib," kata Iptu Amin Rusbahadi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Lanjutnya, tersangka tersebut membenarkan bahwa dirinya yang telah melakukan aksi penodongan tersebut bersama rekannya yang telah diketahui identitasnya, dalam pengejaran.

Iptu Amin Rusbahadi menjelaskan, dalam kejahatanya, tersangka menodongkan senjata tajam jenis pisau badik kearah perut korban, ketika korban mengendarai motor melintasi Jalan Raya Pantai Sawmil Pekon Karang Anyar, Wonosobo pada Jumat tanggal 04 Oktober 2019 sekira jam 14.00 Wib.

Lalu, karena korban dan saksi merasa takut, tersangka mengambil paksa 3 unit handphone korban yakni Samsung Galaxy V, Xiomi Redmi 6A Warna Silver dan Nokia 1208 serta dompet berisi uang Rp. 3,5 juta, SIM B1 Umum, ATM Bank BRI dan KTP korban.

"Atas kejadian tersebut korban dan saksi mengalami kerugian sekitar Rp. 6 juta dan melapor ke Polsek Wonosobo," jelasnya.

Ditambahkan Kapolsek, terkait 1 barang bukti diamankan dari tersangka berupa Xiomi Redmi 6A, pihaknya menetapkan DPB terhadap barang lainnya berupa HP Samsung Galaxy V dan Nokia 1208 serta dompet berisi SIM B1 Umum, ATM Bank BRI dan KTP korban.

"Sejumlah barang kami tetapkan DPB, untuk uang Rp. 3,5 juta telah habis dipakai oleh para tersangka," imbuhnya.

Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek Wonosobo guna proses penyidikan lebih lanjut. "Atas kejahatannya, tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana, ancaman maksimal 9 tahun penjara," pungkasnya(*)

Hj Septi Istiqlal Menghadiri Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

PESISIR BARAT - Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.Agus Istiqlal,SH.,MH yang di wakili oleh Inspektur Pesisir Barat dan di dampingi oleh Ketua TP.PKK Hj Septi Istiqlal menghadiri acara peringatan maulid nabi saw, di Pekon Raja Basa pemangku Talang sebelas, kecamatan ngaras (29/11/19)
Dalam sambutan Bupati, yang di sampaikan oleh Inspektur mengatakan dengan peringatan maulid nabi muhammad saw ini, makna yang paling mendasar dari peringatan maulid nabi adalah untuk mengevaluasi sejauhmana kita sebagai umatnya mampu mencontoh keteladanan “uswatun khasanah” yang melekat pada diri rasulullah saw, baik dalam aspek ibadah maupun aspek ibadah sosial. 
Oleh karena itu, untuk mewujudkan visi kabupaten pesisir barat menuju masyarakat yang madani, mandiri dan sejahtera kuncinya ada pada kekuatan iman dan keteladanan serta kekuatan do’a. Kekuatan iman akan melahirkan manusia - manusia yang cerdas, tangguh, jujur, profesional dan berakhlak mulia.

Keteladanan akan melahirkan partisipasi dalam setiap kebaikan, sedangkan kekuatan do’a akan melahirkan ketenteraman jiwa yang akan menuntun kita pada hakikat kita yang sebenarnya.

Selain itu pemerintah kabupaten Pesisir juga memberikan santunan kematian untuk 2 ahli waris.

Turut hadir Kepala OPD, Kapolsek Bangkunat, pengurus BKMT Kabupaten dan masyarakat setempat. (HumasKPB)

Erlina Jadi Insperktur Upacara Peringatan HUT Korpri Ke-48 Tahun 2019

PESISIR BARAT - Bupati Pesisir Barat Dr. Drs. Agus Istiqlal, SH., MH. Yang dalam hal ini Diwakili oleh wakil Bupati Erlina Sp., MH. Menghadiri sekaligus menjadi Inspektur upacara peringatan HUT ke - 48 Korpri tahun 2019 di kabupatrn pesisir barat bertempat di lapangan labuhan jukung kecamatan pesisir tengah ( 28/11/19)
Selanjutnya sambutan Presiden RI di sampaikan oleh Wakil Bupati Pesisir barat
pada hari yang berbahagia ini marilah sejenak kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Atas berkah rahmat dan karunia-Nya, kita dapat memperingati Hari Ulang Tahun Ke-48 Korps pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dengan keadaan aman dan tentram.Saya ingin menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap keluarga besar KORPRI yang sudah dan sedang mengemban tuas, mengemban tanggung jawab, serta mengemban pengabdian negara, kepada bangsa, dan kepada rakyat di seluruh penjuru tanah air dan dunia. Sejak pertama kali berdiri, KORPRI sebagai satu-satunya wadah bagi Pegawai Republik Indonesia selalu berupaya terus menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara. Sejalan dengan berlakunya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, KORPRI siap bertransformasi menjadi bagian integral dari pemerintahan yang berperan menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa korps sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum, serta mengemban kesejahteraan anggota.

Para hadirin yang saya hormati,
Tema peringatan HUT KORPRI Tahun 2019 ini adalah "KORPRI" Berkarya, Melayani dan Menyatukan Bangsa.,"Maka dari itu, Upaya untuk memberikan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara harus di tingkatkan."tutupnya.

Terlihat Hadir dalam acara peringatan HUT Korpri Ke 48, Perwakilan Forkopimda Lampung Barat Pesisir Barat. Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ). ( HUMAS KPB )

Kamis, 28 November 2019

BPK Prov Lampung Temukan 29 dan 18 Desa Tidak Membuat Laporan Pertanggung Jawaban DD Dan ADD Tahun 2018

BPK Prov Lampung Temukan 29 dan 18 Desa Tidak Membuat Laporan Pertanggung Jawaban DD Dan ADD Tahun 2018

LAMPUNG UTARA - Lembaga Tipikor Indonesia DPC kabupaten lampung utara  soroti dana desa dan anggaran dana desa berdasarkan hasil audit BPK provinsi lampung tanggal 24 Mei 2019 anggaran tahun 2018 uarinya ketua dpc marwiyah di kantor jalan JL.Akuan: No 212, kel sribasuki kecamatan kotaumi lampung utara (29/12/19)

Marwiyah selaku Ketua DPC LSM TIPIKOR INDONESIA, lampung utara minta kepada seluruh pihak terkait dana desa untuk ikut berkiprah dalam pengamanan uang rakyat tersebut. Dikatakan, tim lembaga ini yang ikut menyelusuri atas permasalahan 29 desa dan 18 desa yang tidak menyampaikan laporan pertanggung jawaban DD dan ADD tahun 2018 tersebut, ungkap dpc tipikor yang menjadi narasumber kepada media

Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) provinsi lampung menjelaskan ada sekitar 29 desa yang tersebar di 12 kecamatan di yang ada di lampung utara yang tidak membuat laporan pertanggung jawaban (LPJ) dalam penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2018 yang lalu

Bahkan diduga tidak menyetorkan dari RKUD ke Rekening Kas Umum Desa (RKD) yang membuat masalah itu semakin marak, demikian keterangan diperoleh dari masyarakat hr (40)

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) provinsi lampung telah menerbitkan laporan hasil pemeriksaan keuangan pemerintah daerah lampung utara tahun anggaran tahun 2018 yang membuat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan nomor. 29A/XVII.BLP/05/2019, 24 Mei 2019 dan lampiran pemeriksaan atas sistim Pengadilan Intern Nomor. 298/LPH/XVII.B LP/05/2019.

Hasil audit BPK perwakilan provinsi lampung menemukan adanya ketidak patuhan dalam pengujian patuhan terhadap peraturan perundang-undangan, bahkan terdapat 29 desa di 12 kecamatan dari 23 kecamatan di kabupaten lampung utara, provinsi lampung, tidak menyampaikan laporan pertanggung-jawaban (LPJ) dana desa (DD) dari RKUD ke rekening kas umum desa (RKD) TA 2018,

Kepada dinas pemberdayaan masyarakatan desa (DPMD) yang dinilai sebesar Rp 28.107.485.303.00,- dari tindak lanjut hasil audit BPK lampung bahwa adanya 18 desa di 7 (tujuh) kecamatan dari 23 kecamatan yang berada diwilayah kabupaten lampung utara, yang sampai saat ini belum menyampaikan laporan pertanggung jawaban ADD tahun 2018 sebesar Rp. 1.416.600.574,00, dan sampai saat berita ini di turunkan diduga belum di kembalikan ke Kas Negara

Berdasarkan Undang-ndang nomor 15 tahun 2004 pemeriksaan pengelolaan
dan tanggung jawab keuangan Negara dan Undang-ndang 15 tahun 2006
tentang adanya Pemeriksa keuangan serta Undang-ndang terkait lainya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah memeriksa Neraca Pemerintah kabupaten lampung utara per 31 desember 2018, demikian dikutip ungkapan BPK lampung atas tidak adanya laporan pertanggung jawaban penggunaan dana desa tersebut,
diminta Bupati lampung utara untuk melakukan tindakan terhadap para kepala
desa yang diduga membangkang itu.

Salain itu juga diminta kepada pihak
Kejaksaan Negeri lampung utara untuk turut mengamankan uang rakyat yang
diberikan pemerintah pusat dalam meningkatkan pembangunan desa melalui dana desa, sekaligus mengaudit setiap desa dalam penggunaan dana tersebut, pinta warga lampung utara (red)

Bupati Pesisir Barat Paripurna Tentang R-APBD Tahun 2020

PESISIR BARAT,KPS - Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.Agus Istiqlal,SH.,MH menghadiri rapat paripurna persetujuan pengesahan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten pesisir barat tahun anggaran 2020, di gedung GSG Selalaw, Labuhan Jukung, kamis (28/11). Pukul 19:30 wib
Dalam Sambutannya Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota dewan yang terhormat atas kebersamaan dalam pelaksanaan pembangunan di daerah yang kita cintai ini. berkat kebersamaan yang terus terpelihara dan dilandasi saling pengertian yang positif dalam rangka mewujudkan kepentingan rakyat dan pembangunan di kabupaten pesisir barat yang kita cintai ini.

kerjasama dan koordinasi sebagai mitra yang setara dalam penyelenggaraan pembangunan daerah yang terus terpelihara, menjadi harapan kita dalam pelaksanaan berbagai kegiatan agenda pembangunan, begitupun pembahasan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten pesisir barat tahun anggaran 2020 yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat kabupaten pesisir barat.

Selain itu Bupati mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap anggota dewan yang terhormat, khususnya badan anggaran legislatif, segenap komisi, serta kepada segenap fraksi yang telah bekerja secara maksimal dengan mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran guna penyelesaian pembahasan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten pesisir barat tahun anggaran 2020 dalam suatu kerja sama yang baik, serta dilandasi dengan rasa tanggungjawab terhadap pembangunan kabupaten pesisir barat yang kita cintai, "pungkasnya.

Turut hadir wakil Bupati, Ketua DPRD, wakil ketua DPRD l, wakil ketua DPRD ll, dan 20 Anggota DPRD, Pj.Sekda, unsur Forkopimda lampung barat- pesisir barat, Para OPD dan unsur terkait. (HumasKPB)

Ketua TP-PKK Septi Istiglal Gelar Lomba Kesrak Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019


  • "Kita Tingkatkan Gerakan Keluarga dan Masyarakat Hidup Sehat Menuju Indonesia Sejahtera"

PESISIR BARAT,KPS - Penilaian Lomba Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK-KKBPK-Kesehatan, Kabupaten Pesisir Barat di Pekon Balam,  Kecamatan Pesisir Utara, dan disambut sangat antusias oleh masyarakat setempat (28/11/19)
Dalam sambutan Bupati menyampaikan bahwa Pekon Balam merupakan pekon yang mewakili Pesibar untuk diikut sertakan dalam lomba kesatuan gerak PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat Propinsi Lampung Tahun 2019. Tentu ajang penilaian lomba kesatuan gerak PKK-KKBPK-Kesehatan ini, akan meningkatkan motivasi jajaran pemerintah dan masyarakat untuk lebih bersemangat dan lebih giat lagi dalam mengintegrasikan pemikiran dan kegiatan pada lembaga PKK-KKBPK-Kesehatan," kata Bupati.

Selanjutnya Bupati mengajak masyarakat untuk mengambil makna dari lomba ini dengan senantiasa meningkatkan peranan gerakan PKK sebagai gerakan yang tumbuh dari bawah, yang dimotori oleh wanita dengan 10 program pokoknya dan pembangunan bidang KKBPK-Kesehatan secara terpadu, antara jajaran tim penggerak PKK Kabupaten, Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB), serta Dinas Kesehatan (Dinkes) dan instansi terkait lainnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal menyampaikan rasa syukurnya karena dapat melaksanakan lomba Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat Provinsi Lampung tahun 2019 dengan tema "Kita tingkatkan gerakan keluarga dan masyarakat hidup sehat menuju Indonesia sejahtera, ".

"Penilaian lomba Kesrak PKK-KKBPK– Kesehatan yang kita laksanakan saat ini merupakan penilaian prestasi atas pelaksanaan program–program dan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya, baik oleh dinas instansi terkait kepada kader binaan, maupun kegiatan–kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat di Pekon Balam yang menjadi sasaran penilaian dengan berbagai indikator penilaian yang telah ditentukan," jelasnya.

Lanjutnya, lomba kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019, merupakan cerminan adanya kesungguhan tim penggerak PKK mulai dari tingkat pusat sampai ke tingkat daerah, untuk ikut membantu mewujudkan keluarga sejahtera.

"Kami menyadari di pekon ini masih banyak hal yang jauh dari sempurna, namun semua itu merupakan cambuk bagi kami untuk terus berusaha mensejajarkan diri dengan Kabupaten/Kota lain di Provinsi Lampung. Untuk itu saya meminta tim penilai pengadaan pembinaan dan bimbingan kepada masyarakat di Pesibar, sehingga tercipta keluarga yang berkualitas dan masyarakat yang sehat, makmur dan sejahtera. Mudah- mudahan dalam pelaksanaan lomba Kesrak ini dapat meningkatkan kinerja dan peranan kader-kader serta kelompok dasawisma yang ada di pekon Balam.

Turut hadiri, wakil ketua PKK Provinsi Lampung, Koordinator tim lomba Kesrak Provinsi Lampung, Waka Polres Lambar, Kepala OPD, Camat, peratin serta para tim penilai Provinsi lampung dan masyarakat Pekon Balam.(HumasKPB)

Rabu, 27 November 2019

Agus Istiglal Menghadiri Acara Audensi dan Dialog Masyarakat

PESISIR BARAT, KPS - Bupati Pesisir Barat,  Dr.Drs.Agus Istiqlal,SH.,MH menghadiri acara audiensi dan dialog dengan tokoh agama,  tokoh adat,  dan tokoh masyarakat yang di pusatkan di Pekon Penengahan,  Kecamatan Karyapenggawa, (27/11/19)
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan  yang telah  dicapai pada tahun ini,  tentu saja bukan merupakan prestasi pimpinan saja, akan tetapi merupakan peran nyata dari unsur-unsur lain, mulai dari DPRD Kabupaten Pesisir Barat, forkopimda Pesisir Barat dan lampung barat, pelaku ekonomi daerah, para sai batin, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, masyarakat dan segenap pemangku kepentingan daerah dan hal yang tidak kalah  penting lainnya  adalah bantuan dan perhatian dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung.

Selanjutnya beberapa target yang Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat akan mengejar hingga pelaksanaan tahun keempat dan tahun kelima RPJMD hingga tahun 2021 mendatang yaitu Infrastruktur dan konektivitas wilayah;
Pengurangan angka kemiskinan;
Peningkatan pertumbuhan ekonomi;
Peningkatan rasio elektrifikasi dari PLN;
Peningkatan dan pengembangan pariwisata sebagai penopang ekonomi daerah; Minimnya nilai investasi;
Peningkatan kapasitas fiskal daerah dengan peningkatan pendapatan asli daerah.

Selain itu Bupati Pesisir Barat juga membagikan bantuan santunan untuk anak yatim dan duafa,  santunan kematian untuk 14 ahli waris sebanyak Rp.14 Juta di kecamatan Karya Penggawa . Serta penyerahan Sertifikat tanah melalui Program PTSL.

Turut hadir oleh anggota DPRD Pesisir Barat,  kepala OPD,  camat, para peratin dan Forkopimda dan masyarakat Kecamatan Karyapenggawa. (HumasKPB)

Ketum Persatuan Wartawan Republik Indonesia Ucapkan Selamat Rakernas Peradi 2019


SURABAYA -  Rakernas Peradi 2019 Angkat Tema Pertahankan Peradi Sebagai Wadah Single Bar - Surabaya, Kegiatan Rakernas Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) yang digelar selama  2 hari dari tanggal 27 - 28 November 2019 dihadiri sekitar 133 cabang Peradi se - Indonesia resmi dibuka hari ini.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia Dr. (Cand.) Suriyanto PD., SH., MH., M.Kn. yang ikut hadir pada acara pembukaan Rakernas Peradi di Gedung Negara Grahadi Surabaya menyampaikan ucapan selamat.

"Saya sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia dan juga anggota Peradi saat ini diundang hadir pada kegiatan Rakernas Peradi 2019. Saya sangat berharap bahwa Peradi pada Rakernas kali ini dapat menelorkan hasil yang positif bagi kemajuan para advokat di Indonesia," Ungkapnya kepada media usai acara pembukaan Rakernas Peradi di Surabaya, 27 November 2019.

Lebih lanjut, Suriyanto mengatakan," Memang saat inilah momentum yang tepat bagi para advokat untuk kembali bersatu. Saya sangat mendukung apa yang disampaikan Ketua Dewan Pembina Prof. Otto bahwa sistem Single  bar harus dikembalikan pada koridornya yaitu undang undang nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat. Semoga Rakernas Peradi dapat menghasilkan rekomendasi yang mantab agar SK 073 dapat segera dicabut oleh Mahkamah Agung, sesuai dengan tema yang kita angkat melalui Rakernas ini yaitu "Melalui Rakernas Kita Pertahankan Peradi Sebagai Wadah Tunggal (Single Bar)." lanjutnya.

Memang Ketua Umum Peradi Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH., M.Hum. dalam sambutannya mengatakan," Persoalan menurunnya profesionalisme advokat berakar dari sistem multibar yang diberlakukan Mahkamah Agung, sehingga menjadi sulit untuk mengatur kompetensi seorang advokat sesuai dengan standar yang ditetapkan. Hal ini juga memicu terjadinya perpecahan dalam tubuh organisasi advokat di Indonesia." Tuturnya.

Prof. Fauzie menambahkan," Benar yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina Peradi Prof. Otto bahwa persoalannya adalah pada niat baik yang mempersatukan profesi advokat di Indonesia ini," tambahnya.

Hadir peserta Rakernas dari seluruh Indonesia dengan semangat agar Rakernas dapat membawa perubahan bagi Peradi ke arah yang lebih baik. Selamat menyelenggaran Rakernas Peradi 2019. rls.

Bupati Pesisir Barat Hadiri Acara Pelantikan HIPMI

PESISIR BARAT,KPS - Bupati Pesisir Barat Dr.Drs. Agus Istiqlal,SH.,MH  menghadiri Acara pelantikan badan pengurus cabang himpunan pengusaha muda indonesia (HIPMI) kabupaten pesisir barat tahun 2019 di gsg selalaw kecamatan pesisir tengah (27/11/19)
Dalam sambutannya bupati menyampaikan melalui pelantikan badan pengurus cabang hipmi ini diharapkan generasi muda di kabupaten pesisir barat dapat menjadi pelaku wirausaha yang nantinya bisa tampil dalam percaturan dunia usaha, baik nasional maupun internasional.

himpunan pengusaha muda indonesia (HIPMI) kabupaten pesisir barat harus terus berkomitmen untuk selalu menjadi mitra kerja pemerintah kabupaten daerah dalam mendorong tumbuh kembangnya berbagai wirausaha dalam proses pembangunan ekonomi dari berbagai aspek serta mewujudkan daerah kabupaten pesisir barat yang lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. untuk itu hipmi harus mampu membuat trobosan baru di dunia usaha dibidang pertanian dan pariwisata serta sektor wirausaha lainnya dengan tidak meniadakan nilai-nilai kearifan lokal sehingga kabupaten pesisir barat bisa menjadi kabupaten yang mandiri.

untuk itu, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sangat penting dalam menopang pertumbuhan ekonami di kabupaten pesisir barat serta sebagai garda terdepan proses pembangunan ekonomi. jangan terpaku pada sumber daya alam tetapi fokus pada sumber daya manusianya, "Pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut para OPD kab.pesisit barat, ketua DPD HIPMI LAMPUNG, ketua terpilih HIPMI Pesisir barat beserta anggota.

Kepsek SDN 02 Way Tuba Hentikan Pasang Bendera Yang Rusak

WAYKANAN,KPS - Bendera Merah Putih adalah  bendera Negara Indonesia yang harus di jaga dan di hormati sepanjang masa

Undang- undang nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang Negara, serta lagu kebangsaan,di jelaskan pada bagian keempat tentang larangan yaitu pada Pasal 24 - Setiap orang dilarang: merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan bendera negara, memakai bendera negara untuk reklame atau iklan komersial, MENGIBARKAN BENDERA NEGARA YANG RUSAK, ROBEK, LUNTUR, KUSUT, atau kusam, mencetak, menyulam, dan menulis huruf, angka, gambar atau tanda lain dan memasang lencana atau benda apapun pada bendera negara, dan memakai bendera negara untuk langit-langit, atap, pembungkus barang, dan tutup barang yang dapat menurunkan kehormatan bendera negara

Peraturan mempergunakan tentang bendera Negara Indonesia cukup jelas dan sanksi tegas sudah di atur, seperti yang di jelaskan dalam Undang-undang ini tentang sanksinya pada Pasal 67 di jelaskan: Dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah), setiap orang yang: dengan sengaja memakai Bendera Negara untuk reklame atau iklan komersial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf b, "dengan sengaja mengibarkan Bendera Negara yang rusak", robek, luntur, kusut, atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c.

Ternyata di zaman sekarang masih ada yang belum faham tentang tatacara  memakai dan mengibarkan bendera Negara'  tentu saja' seperti yang terjadi pada SD Negeri 02 way tuba kecamatan way tuba kabupaten way kanan provinsi lampung ternyata masih terpasang di sekolahan tersebut bendera yang taklayak di pakai sobek,dan kusam.
Kepala Sekolah SD Negeri 02 way tuba Emimik Barwati,S.Pd,  Saat di mintai informasi tentang peristiwa bendera yang taklayak di pakai pada sekolahanya ia menyampaikan "saya mohon maaf atas kejadian ini karena ini semata-mata keteledoran kesalahan kami tidak ada maksud lain apa lagi untuk menurunkan kehormatan Negara dan saya akan selalu tetap memperbaiki kinerja dalam meletakkan dan pengibaran bendera" ungkap kepsek, di ruang kerjanya (27/11/19)

Dengan adanya pristiwa ini pihak sekolah langsung menurunkan bendera yang taklayak di pakai dan mengantikan dengan yang baru sehingga sekolahan ini tetap kondusip dan tetap disiplin di dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Diharapkan pada instansi negeri dan suwasta di manapun agar selalu menjunjung tinggi bendera Negara Indonesia dan mempergunakanya sesuai dengan aturan per-Undang-undangan yang berlaku dan jangan sampai terjadi lagi seperti hal yang sama dimanapun berada Demi NKRI.

Penulis:redaksi

Selasa, 26 November 2019

Polsek Sumberejo Evakuasi Sosok Pria Tergantung Diduga Bunuh Diri

Sosok Mayat Pria 53 Tahun Tergantung Gegerkan Warga Sumberejo

TANGGAMUS - Warga Dusun Gunung Batu Pekon Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus dibuat geger adanya sosok di pohon pala, Selasa (26/11/19) pagi.

Atas informasi tersebut Polsek Sumberejo Polres Tanggamus segera mendatangi dan melakukan pemeriksaan TKP serta mengevakuasinya guna pemeriksaan medis.

Kapolsek Sumberejo Iptu Takarinto mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi korban bernama Jarwo (53) beralamat di Dusun Sumber Tengah Pekon Tekad Kecamatan Pulau Panggung.

"Tubuh korban ditemukan telah tergantung terikat di ranting pohon pala dibelakang rumah saksi Sukarno (56) tadi pagi sekitar pukul 05.30 Wib," kata Iptu Takarinto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Lanjut Iptu Takarinto, dari TKP pihaknya mengamankan barang bukti sarung, sandal swalow dan pakaian yang digunakan korban. "Sarung tersebut ditemukan telah mengikat leher korban ke ranting pohon pala," ujarnya.

Menurutnya, dalam evakuasi tersebut, selain dibantu warga pihaknya juga menggandeng pihak medis guna melakukan pemeriksaan terhadap korban, hasilnya dinyatakan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Hasil pemeriksaan oleh tim medis didapati lidah korban menjulur keluar dan dikemaluan korban ditemukan cairan yang diduga sperma akan tetapi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," terangnya.

Iptu Takarinto menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan kerabat korban yakni Sudibyo (50), korban datang kerumahnya pada Minggu, 24 Nopember 2019 siang hari, lalu korban menceritakan masalah pekerjaan, setelahnya beberapa jam ia berpamitan.

Lantas, berdasarkan keterangan saksi Sukarno, pada Senin, 25 November 2019 korban juga berkunjung kerumahnya, juga menceritakan masalah pekerjaan hingga malam hari, kemudian korban menginap di rumahnya.

Kemudian, sekitar pukul 05.30 WIB, Sukarno yang melihat pintu belakang rumahnya sudah dalam kondisi terbuka, merasa curiga, sehingga memeriksa ke belakang rumah, melihat korban sudah dalam kondisi tergantung dipohon pala dengan sebuah kain sarung warna coklat.

"Atas temuan tersebut, Sukarno menghubungi kepala pekon, dilanjutkan menghubungi Polsek Sumberejo," jelasnya.

Polsek Sumberejo juga telah meminta keterangan istri korban terkait dugaan bunuh diri tersebut. Menurut istrinya, korban selama ini bekerja di wilayah Kecamatan Pugung, saat libur hari minggu ia juga berpamitan untuk berkunjung ke rumah saudaranya di Sumberejo.

"Kepada Istrinya, korban berpamitan berkunjung ke Sumberejo, pada Minggu (24/11/19) siang," imbuhnya.

Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman. "Setelah pemeriksaan medis, disaksikan kepala pekon, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarganya. Guna dimakamkan di TPU Dusun Sumber Tengah Pekon Tekad, Pulau Panggung," pungkasnya. (*)

Bupati Pesibar Audensi dan Serahkan PTSL Sebanyak 1462 Sertifikat Tanah

PESISIR BARAT -  Bupati Pesisir Barat Dr.Drs. Agus Istiqlal,SH.,MH  Acara Audiensi dan Penyerahan Sebanyak 1462 Sertifikat tanah dari Program Pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lampung Barat, di Pekon way redak, kecamatan pesisir tengah, (26/11/19).
Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.Agus Istiqlal,SH.,MH membagikan bantuan berupa santunan untuk anak yatim dan duafa,  santunan kematian untuk ahli waris sebanyak Rp. 32 juta dari Kecamatan Pesisir Tengah.  Serta bantuan motor roda tiga dari hibah Kementrian Lingkungan Hidup Tahun 2019 sebanyak lima unit dan pembagian mesin penggiling daging, molen, mesin pres batu bata, dari Disnakertrans Pesisir Barat serta sebanyak 1462 sertifikat dari program PTSL BPN Lambar.
Dalam sambutannya Bupati mengatakan digelarnya dialoq dan audiensi tersebut untuk meningkatkan tali silaturahmi dan menyerap langsung aspirasi masyarakat guna mencapai masyarakat yang madani mandiri dan sejahtera.

Selanjutnya Bupati Pesisir Barat, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada kepala Kantor BPN beserta jajaran yang telah menunjukan dedikasi dan kerja kerasnya selama ini dalam hal program sertifikasi tanah. " Untuk itu saya mengajak agar jajaran kantor pertanahan agar dapat memberikan kemudahan dalam proses sertifikasi tanah.

Kemudian sertifikat tanah ini tentu sangat penting sebagai dasar bukti kepemilikan tanah yang sah serta memberi kepastian hak atas kepemilikan tanah yang berkekuatan hukum dan ini otomatis akan mengurangi sengketa yang terjadi,"jelasnya.

Selain saya meminta kepada seluruh jajaran pemerintah kabupaten pesisir barat agar berperan aktif dalam mensukseskan program ini, khususnya para camat, peratin dan juga dinas terkait agar kiranya dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal serta melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan program ini, agar masyarakat bisa memperoleh pelayanan yang sebaik – baiknya," harapnya.

Turut hadiri Ketua DPRD Pesisir Barat,  Nazrul Arif, kepala OPD,  dan Forkopimda, Para Peratin dan masyarakat Kecamatan Pesisir Tengah. (HumasKPB)

Senin, 25 November 2019

Pemkab Lambar Berikan Bantuan Bencana Alam Korban Angin Puting Beliung


LAMPUNG BARAT.KPS - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat Melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan korban bencana alam angin puting beliung yang terjadi pada tanggal 13 november 2019 pukul 16:11wib pada beberapa waktu yang di pekon giham suka maju kecamatan sekincau  kabupaten lampung barat

Adapun bantuan tunai yang di berikan oleh pemerintah kabupaten lampung barat melalui BNPB berupa makanan siap saji, beras 5 kilo, pakaian dan mainan anak-anak.

Salah satu warga yang terkena peristiwa ini -Shdra - 40, dirinya mengungkapkan agar pemerintah pusat dan daerah bener-bener bisa memperhatikan warga yang terkena korban bencana ini serta mengantisipasi kedepanya jika hal ini terjadi,  tidak menutupi kemungkinan bukan hanya di pekon ini saja akan tetapi pada wilayah lain apa lagi jika saatnya tiba musim hujan ungkap warga.
Kepala Pekon Giham Suka Maju Hermanto menyampaikan keprihatinan atas pristiwa yang menimpa warganya, namun ini adalah faktor alam nyata, kita sebagai hambanya oleh sang pencipta tentunya menerima apa yang telah di tentukan sebelumnya, semoga sangpencipta bisa memberikan hikmah dari peristiwa ini yang terbaik dan menggantikan yang terbaik pula urai pratin hermanto saat berlangsung acara memberikan menyaksikan sembako yang di kelar oleh BNPB pada pekon setempat (26/11/19)

Herman menambahkan supaya  masyarakat bersabar atas peristiwa ini dan terhadap pemerintah kabupaten setempat agar bisa terus memberikan bantuan pada korban becana, lanjut herman"saya berterimakasih pada pemerintah lambar karena telah memberikan bantuannya pada korban bencana semoga apa yang telah di berikan bisa membantu sedikit beban hidup mereka"ungkap pratin.

Pratin berpesan kepada aparat dan masyarakat yang terkena musibah agar bisa mengajukan proposal untuk meminta bantuan dengan suka rela.

Melalui media ini berharap agar para darmawan membuka mata hatinya dan memberikan sumbangan sebagian rejekinya keperdulian pada korban bencana agar bisa membantu beban hidup mereka yang terkena musibah red.

Polres Pringsewu Diresmikan AKBP Hamid Andri Soemantri Jadi Kapolres

PRINGSEWU, KPS- Resmi sudah Kabupaten Pringsewu memiliki Kepolisian Resor sendiri, terpisah dari Kepolisian Resor Tanggamus. Hal ini seiring dengan diresmikannya Polres Pringsewu oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto, sekaligus pelantikan AKBP Hamid Andri Soemantri sebagai Kapolres Pringsewu.

Peresmian dan pelantikan dilaksanakan melalui upacara yang digelar di halaman Mapolres Pringsewu, Senin (25/11/19), ditandai dengan prosesi pengambilan sumpah dan penyematan tanda jabatan dan komando, serta pembukaan selubung papan nama kantor dengan penekanan tombol sirene oleh Kapolda Lampung didampingi Bupati Pringsewu dan jajaran.

Pada acara peresmian dan pelantikan Kapolres Pringsewu yang juga dihadiri Wakapolda Lampung Brigjen Pol Soedarsono beserta jajaran Polda Lampung, Bupati Pringsewu H.Sujadi dan Wabup Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A. beserta jajaran Pemkab Pringsewu, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, S.E., para Kapolres se Lampung, Kajari Pringsewu Asep Sontani Sunarya, S.H., C.N., Kepala Kementerian Agama Pringsewu Drs.H.Marwansyah,  Ketua Pengadilan Agama Pringsewu Ridwan Harahap, S.H., M.H., Kasdim 0424 serta jajaran instansi vertikal lainnya beserta tokoh agama dan masyarakat Pringsewu, juga diberikan piagam penghargaan dari Kapolda Lampung kepada Bupati Pringsewu H.Sujadi yang selama ini dinilai telah banyak mendukung dan membantu operasional Polres Tanggamus dan Pringsewu, serta tokoh masyarakat Ambarawa Heru Poernomo yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan Pos Polisi Kecamatan Ambarawa.

Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto mengatakan terbentuknya Polres Pringsewu merupakan wujud kemitraan pemerintah daerah dan kepolisian dalam rangka menciptakan keamanan dan ketenteraman. "Meskipun agak terlambat karena setelah 10 tahun Kabupaten Pringsewu berdiri, baru sekarang ada polres, tetapi mudah-mudahan dapat memenuhi harapan warga untuk mendapatkan pelayanan yang lebih optimal," katanya.

Diungkapkan Kapolda, pada tahun ini Polda Lampung mendapatkan pengembangan 2 polres, yakni Pringsewu dan Tubaba, dimana hal ini sejalan dengan kebijakan Presiden Ir.H.Joko Widodo untuk menghadirkan aparat negara di tengah masyarakat. "Segala bentuk bantuan dan dukungan dari masyarakat, haruslah dibalas dengan pengabdian yang terbaik. Polisi harus bersinergi dengan seluruh pihak," ujarnya.

Kapolda Lampung juga meminta aparatnya agar senantiasa jeli dan pandai membaca situasi, serta tanggap dalam menyikapi dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.

Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya mengucapkan  terima kasih kepada Kapolda Lampung dan jajarannya yang telah berjuang demi terbentuknya Polres Pringsewu.  Ia berharap kehadiran Polres Pringsewu bisa menambah keamanan dan kenyamanan yang selama ini sudah dibangun oleh Polres Tanggamus. "Kepada Kapolres Pringsewu, kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pringsewu mengucapkan selamat datang, semoga diberikan kelancaran dalam melaksanakan tugas. Serta kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, polres dan masyarakat untuk dapat bersama-sama membangun Kabupaten Pringsewu menjadi lebih baik lagi," ajaknya.

Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto juga mengaku bersyukur atas berdirinya Polres Pringsewu. Sebab selama ini, pihaknya harus membagi waktu secara adil untuk menciptakan kamtibmas di wilayahnya, yang meliputi Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu.

Sementara itu, Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri,   mengharapkan masyarakat Pringsewu dapat menerima dirinya serta membantunya dalam rangka menjaga keamanan dan ketenteraman wilayah Kabupaten Pringsewu, dan pihaknya juga siap mendukung sepenuhnya program Pemerintah Kabupaten Pringsewu. (Humas & Protokol Pemkab Pringsewu / Isnanto Hapsara)

Jumat, 22 November 2019

Peringati HUT Ke-74 & HGN 2019 PGRI Pringsewu Gelar Jalan Sehat


GADING REJO, KPS - Memperingati HUT ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia dan Hari Guru Nasional Tahun 2019, PGRI Kabupaten Pringsewu  mengadakan kegiatan jalan sehat.

Kegiatan ini dilepas oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A. di halaman kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Gading Rejo, Sabtu (23/11/19)

Tampak hadir pada kegiatan jalan sehat yang diikuti ratusan peserta, baik pelajar, mahasiswa, guru, serta masyarakat awam lainnya, Kadisdikbud pringsewu Drs.H.Heri Iswahyudi, M.Ag., Kadisporapar Drs.H.Samsir Kasim, M.Pd.I, Camat Gading Rejo Yuli Susapto, S.Sos., KUPT Disdikbud Gading Rejo, serta ketua dan ajaran pengurus PGRI Kabupaten Pringsewu.

Para peserta pun tampak antusias mengikuti kegiatan yang menyusuri sejumlah ruas jalan di ibukota Kecamatan Gading Rejo. Terlebih panitia juga menyediakan berbagai hadiah doorprize menarik.

Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A. menyambut baik diadakan kegiatan jalan sehat ini dengan harapan dapat meningkatkan kebugaran serta derajat kesehatan masyarakat.

Fauzi juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh guru beserta jajaran PGRI di Kabupaten Pringsewu, yang saat ini merayakan HUT ke-74 organisasi tersebut sekaligus memperingati Hari Guru Nasional. "Melalui peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional 2019, dimana pada tahun ini mengangkat tema 'Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul', diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen guru dan pemangku kepentingan pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan dan pembangunan karakter bangsa, sekaligus memacu kinerja dan kedisiplinan guru dalam menjalankan tugas profesionalnya dalam rangka mempersiapkan SDM sebagai basis terwujudnya generasi emas Indonesia tahun 2045 mendatang," harapnya,humas & protokol pemkab pringsewu.(shr)

Atika: Bayi Hidrosefalus Asal Pulau Panggung Meninggal Dunia

TANGGAMUS - Masih ingat balita 4 tahun bernama panggilan Atizah penderita Hidrosefalus (kepalanya membesar), Pekon Tekad Blok III Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus.

Kabar terkini, Balita tersebut meninggal dunia setelah melewati beberapa proses rawat jalan setelah sebelumnya dirawat di klinik singgah yakni Klinik Mitra Anda di Jalan Gemini, No 1/14, Kelurahan Raja Basa Jaya, Kecamatan Raja Basa, Bandar Lampung.

Meninggalnyanya Atizah di konfirmasi langsung Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora, SH. MH. 

"Benar, Atizah meninggal dunia dinihari tadi, sekitar pukul 03.00 Wib," kata Iptu Ramon Zamora dalam keterangannya, Jumat (22/11/19) sore.

Lanjut Iptu Ramon, pihaknya bersama sejumlah Bhayangkari juga telah melaksankan takjiah di rumah duka, setelah mendapatkan informasi tersebut.

"Tadi pagi, Bhabinkamtibmas, anggota dan Bhayangkari sudah ke rumah duka melaksanakan takjiah," tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Balita Atizah sehari-hari diurus oleh Sulaiman dan istri selaku kakeknya dan neneknya, sebab ibunya Atizah bernama Dini mengalami depresi dan keterbelakangan mental.

Beberapa bantuan telah datang guna membantu pengobatan bayi tersebut, baik dari Pemkab Tanggamus, Organisasi Wartawan, Komunitas dan Polres Tanggamus. (*)

Kamis, 21 November 2019

Bupati Agus Istiglal Hadiri Acara Pengukuhan Kontak Tani Nelayan Andalan


PESISIR BARAT, kemuningpost - Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.Agus Istiqlal,SH.,MH menghadiri acara temu lapang tugal perdana padi ladang dan pengukuhan pengurus kontak tani nelayan andalan (KTNA) kabupaten pesisir barat tahun 2019 yang bertempat di pekon kuta marga kecamatan bangkunat, (21/11/19).

Dalam Sambutannya Bupati menyampaikan pembangunan pertanian tanaman pangan mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional, sehingga harus dilanjutkan secara berkesinambungan. dalam pelaksanaanya terutama di lapangan, kita selalu saja dihadapkan pada permasalahan klasik, untuk itu diperlukan kesamaan persepsi, keterpaduan teknologi dan sinkronisasi teknis program / kegiatan dalam rangka pembangunan pertanian kearah yang lebih baik. stabilitas nasional erat kaitannya dengan kecukupan dan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat, demikian juga di kabupaten pesisir barat.
pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin ketersedian pangan tersebut dengan jalan meningkatkan produksi hasil - hasil pertanian terutama padi. pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki, oleh karena itu kebutuhan pangan disuatu daerah mutlak harus dipenuhi.

selanjutnya dalam rencana kerja pemerintah, ketahanan pangan termasuk salah satu prioritas mengingat jumlah penduduk semakin meningkat yang dibarengi  dengan kebutuhan pangan yang semakin meningkat pula, sementara ketersedian lahan terutama lahan sawah semakin sempit yaitu dengan adanya alih fungsi lahan.

Dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan tersebut diperlukan kesamaan persepsi, keterpaduan teknologi dan sinkronisasi dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Selanjutnya  dalam rangka meningkatkan produktifitas hasil pertanian, pemerintah kabupaten pesisir barat juga menggulirkan program pertanian yaitu :
1.pembangunan pintu air, dam parit, long storage, embung dan rehab jaringan irigasi
2.bantuan alat dan mesin pertanian baik pra panen maupun pasca panen
3.bantuan benih dan pupuk bersubsidi untuk tanaman pangan ( padi, jagung dan kedelai)
4.bantuan sarana pengendalian organisme pengganggu tanaman (opt)
5.bantuan benih dan bibit tanama hortikultura
6.bantuan bib tanaman kelapa dalam dan tembakau
7.bantuan bibit ernak ruminansia dan penetapan sapi krui sebagai varietas unggul kabupaten pesisir barat
8.asuransi bagi usaha tani padi dan ternak sapi
9.bantuan operasional bagi penyuluh pertanian kabupaten pesisir barat.

Selain itu Bupati juga menyerahka Bantuan Padi 11.934 Ha, Bantuan Jagung 1.950 Ha, Corn Sheller 4 unit, Power Threser 15 unit dan Ternak Kambing beserta Kandang l.

Pada acara tersebut turut hadir Anggota DPRD Pesisir Barat, Anggota Forkopimda, Kabid Tanaman Pangan Provinsi Lampung, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Provinsi Lampung, para petani dan masyarakat setempat. (HumasKPB)

Satu Buah Mobil Hancur Kecelakaan Tunggal Jalan Tol Lampung Gunung Sugih


LAMPUNG TENGAH- kemuningpost, Telah terjadi kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatera km -126. tepatnya  Gunung Sugih yang dialami oleh Jaksa Fransisca Norma Yulita Sirait,SH

Berdasarkan informasi pada hari Kamis tanggal 21/11/2019 sekira pukul 09.50 wib bertempat di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Gunung Sugih, telah terjadi kecelakaan tunggal yang dialami oleh Sdri. Fransisca norma Yulita Sirait, SH JPU Kejari Lampung Tengah.

Kronologis kejadian sebagai ialah, korban berangkat dari bandar lampung menuju kejari gunung sugih masuk melalui pintu tol kota baru menuju tol gunung  sugih untuk bekerja, dengan mengendarai mobil jenis  Avanza nomor polisi,  BE 1154 CG warna putih, sesampainya di km. 126 tol gunung sugih korban yang mengemudikan kendaraannya sendiri merasakan mengantuk dan mobil yang dikendarainya menabrak belakanh mobil Truk (fuso) yang  didepannya dan oleng dan terjadi kecelakaan.

Beruntung saat kejadian  ada  mobil Ambulan yg dikendarai oleh Sdr. Eko dan dr. Dewi dan pengendara yg melintas dengan cepat membantu korban, dan membawa korban menuju RS. HARAPAN BUNDA Gunung Sugih. lalu sekira pukul 10.15 korban sampai DI RSU HARAPAN BUNDA dan langsung diberi pertolongan, mendengar informasi tersebut Kajari dan keluarga besar kejari lamteng datang ke RSUD untuk membantu.

Kondisi korban dalam keadaan sadar, akan tetapi  pada kedua kaki di depan lutut mengalami luka robek sekira  8 cm.

Kerugian yang dialami Kendaraan yang dikemudikan korban mengalami rusak parah.saat ini korban masi dalam proses perawatan.rls (hn)


Rabu, 20 November 2019

Satu Buah Rumah Milik Warga Pekon Way Halom Ludes Terbakar



TANGGAMUS,KPS - Sebuah rumah milik Malik Prastio (33) di Pekon Way Halom Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus ludes terbakar, Rabu (20/11/19).

Kapolsek Talang Padang Polres Tanggamus Iptu Khairul Yassin Ariga, S.Kom mengatakan peristiwa terbakarnya rumah korban yang bekerja di benggkel itu terjadi sore hari.

"Kebakaran diketahui pertama kali oleh Atika, selaku istri sekitar pukul 15.15 Wib," kata Iptu Kharul Yassin dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Lanjut Kapolsek, pihaknya juga mendatangi TKP dan telah memeriksa keterangan saksi-saksi dalam peristiwa yang menghangusan rumah tersebut.

"Kami sudah melakukan olah TKP dan periksa saksi-saksi. Kesimpulannya penyebab kebakaran karena hubungan arus pendek listrik," ujarnya.

Menurut Kapolsek, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, dan kerugian materi lebih dari Rp 30 juta. Sebab seluruh rumah semi permenen yang terbuat dari kayu dan seisinya terbakar dan rusak.

Barang berharga tersebut berupa sertifikat rumah atas nama Malik Prastiyo, perhiasan berupa gelang emas seberat dua gram dan cincin satu gram. Uang tunai Rp 950.000,00.

Lalu satu unit DVD, perabotan rumah tangga dan pakaian, buku nikah atas nama Malik Prastiyo dan Atika, berikut KTP, akte kelahiran satu orang anak dan kartu keluarga, kartu BPJS ketiganya.

Iptu Khairul menjelaskan, kebakaran mulanya diketahui oleh Atika, istri korban yang sedang melipat baju di ruang tengah. Saat itu dia melihat ada cahaya terang dari arah dapur.

Kemudian Atika ke arah dapur dan ternyata api sudah membesar. Kemudian dia meminta berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Warga pun langsung berdatangan, disusul satu unit mobil pemadam kebakaran.

"Api bisa dipadamkan seluruhnya lebih kurang 50 menit. Namun seluruh bagian rumah dan seisinya sudah habis terbakar," pungkasnya. (*)

SMPN 4 Bukit Raih Juara 1 Lomba Panca Prasetya Korpri




LAMPUNG UTARA,KPS- Pendidikan terus di tingkatkan untuk meraih kwalitas hasil pendidikan yang bermutu demi memajukan Bangsa dan Negara

SMPN 4 Bukit kemuning kini mendapat kan juara 1 dalam lomba pengucapan PANCA PRASETYA KORPRI dalam rangka memperingati HUT KORPRI tahun 2019 yang di laksankan gedung korpri kotabumi setempat (20/11/19)

HERMAWAN,S,Pd, sebagai penerima juara 1 yang mewakili dari SMPN 4 bukit kemuning kecamatan bukit kemuning kab lampura, dirinya juga menjabat sebagai guru pendidik pada SMPN 4 tersebut

Sementara bu asih tentu saja panggil akrabnya yang juga dari salah satu tenaga didik saat di mintai informasi melalui via tel seluler membenarkan kegiatan ini dan penerima penghargaan juara pada sekolahnya jelasnya, red

Penulis: redaksi

Rampas Motor Pelajar, Maspendi Warga Wonosobo Dibekuk Polsek Kota Agung



TANGGAMUS - Teridentifikasi sebagai pelaku perampasan pria 39 tahun bernama Maspendi alias Pendi warga Pekon Srimelati Kecamatan Wonsobo Kabupaten Tanggamus dibekuk Polsek Kota Agung.

Kapolsek Kota Agung Polres Tanggamus AKP Muji Harjono, SE mengatakan, pelaku ditangkap atas laporan Musoli warga Kota Agung Barat. Pasalnya, sepeda motor yang dibawa anaknya dirampas pelaku pada pada Rabu, 20 Oktober 2019 lalu.

"Berdasarkan laporan tersebut, pelaku berhasil diidentifikasi dan ditangkap, kemarin Senin (18/11/19) pukul 19.00 Wib," kata AKP Muji Harjono mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Rabu (20/11/19).

AKP Muji Harjono menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kronologis perampasan tersebut dilakukan pelaku, saat anak korban berinisial R (14), sedang berada di Klinik Alhafa Medika pada Rabu, (20/10/19) pukul 16.00 WIB didatangi pelaku meminta diantar ke Pekon Benteng Jaya.

Lantas setibanya di Pekon Benteng Jaya, pelaku berdalih tertinggal handphone meminta kunci motor, anak korban saat itu berusaha menolaknya. Namun pelaku merampasnya dan membawa kabur sepeda motor tersebut.

"Setalah saksi menghubungi korban, kemudian melapor ke Polsek Kota Agung, sebab korban mengalami kerugian 1 unit sepeda motor plat provit yang baru dibelinya sebulan lalu," jelasnya.

Lanjutnya, dalam perkara tersebut, turut diamankan rekaman CCTV, pakaian yang digunakan pelaku, sementara sepeda motor yang telah dijual oleh pelaku masih dalam pencarian dan ditetapkan DPB.

"Untuk motor, masih dalam pencarian karena telah dijual di Kecamatan Bandar Negeri Semoung, Tanggamus dan pembelinya sudah diketahui identitasnya" imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Kota Agung Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan pasal 365 KUHPidana, ancaman maksimal 9 tahun penjara," pungkasnya.

Pelaku dalam penuturannya kepada penyidik mengakui semua perbuatannya, bahkan ia mengatakan bahwa sepeda motor korban telah dijual seharga Rp. 2,5 juta.

"Motornya dijual ke teman saya seharga Rp. 2,5 juta. Uangnya sudah habis saya pakai kebutuhan sehari-hari," kata pelaku di Mapolsek Kota Agung. (*)

Pemkab Tanggamus Gelar Acara Pelantikan KESTI - TTKKDH



TANGGAMUS - KPS - KESTI - TTKKDH Kabupaten Tanggamus menggelar pelantikan pengurus dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kebudayaan Seni Tari dan Silaturahmi Indonesia, Tjimande Tari Kolot Kebun Djeruk Hilir (KESTI-TTKKDH) Periode 2019 - 2024, kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Fasilitas Utama (GFU) Islamic Centre Kotaagung se.(19/11/19)

Mengusung tema " KESTI-TTKKDH Kabupaten Tanggamus berkomitmen turut mendukung pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Tanggamus " Hadir dalam kesempatan ini Bupati Tanggamus yang juga ketua dewan penasehat KESTI- Hj. Dewi Handajani SE.MM, Wakil Ketua Umum DPP KESTI-TTKKDH Lampung Drs. Risman Hamid, Wabup Hi. AM Syafii S.Ag, Asisten, Stap Ahli Bupati, Perwakilan Forum Pimpinan daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dilingkungan pemerintah Kabupaten Tanggamus, Unsur Pimpinan Kecamatan, Camat, serta Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Anggota KESTI-TTKKDH Kabupaten Tanggamus.

Dalam prosesi pelantikan yang di pimpin oleh Ketua Umum KESTI-TTKKDH Provinsi Lampung melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis, menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Tanggamus periode 2019-2024. Berdasarkan surat keputusan Dewan Pimpinan Provinsi Lampung dengan nomor 006/SK/DPD -KESTI-TTKKDH/VIII/2019, tentang kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KESTI-TTKKDH Kabupaten Tanggamus.

Dalam sambutannya Ketua DPD KESTI-TTKKDH Kabupaten Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis, untuk tujuan kedepan Organisasi KESTI-TTKKDH untuk mewujudkan diantaranya membina kerukunan antar warga negara Indonesia,  mengembangkan dan melestarikan serta mengadakan pelajaran kerohanian, seni tari dan silat Cimande, mengadakan Usaha - usaha lain yang berguna dan bermanfaat bagi organisasi, serta menjalin hubungan baik dengan organisasi lain yang bergerak dalam bidang silaturahmi dan tari serta budaya. Untuk saat ini cabang yang telah terbentuk di tanggamus sebanyak 11 cabang KESTI-TTKKDH meliputi, Kecamatan Kotaagung, Kotaagung Timur, Talang Padang, Pugung, Bulok, Limau, Cukuh Balak, Ulu Belu, Airnaningan, Kelumbayan, dan Kelumbayan Barat, dengan jumlah ranting yang telah terbentuk 112 ranting KESTI-TTKKDH dan memiliki Anggota sebanyak 20 Ribu orang Anggota.

" Dengan anggota sebanyak itu kita akan kembali memverifikasi terkait keanggotaan KESTI-TTKKDH di Tanggamus, para anggota ini  memiliki registrasi nomor anggota, dan kami juga mempunyai pusat data Yang tersimpan di kantor sekretariat di Kotaagung yang memiliki data seluruh anggota KESTI-TTKKDH,"jelasnya.

Lanjutnya, KESTI-TTKKDH akan menanamkan Persatuan yang dilandasi sifat Gotong-royong harus dijaga dan berpartisipasi dengan pembangunan di setiap cabang atau pun ranting, Menjalin silahturahmi dengan Budaya - budaya terkait dengan Agama yang harus berperan penting. Kemudian dari pencak silat selama ini belum masuk ke dalam Ikatan Pencak silat Indonesia (IPSI) KabupatenTanggamus, maka dari itu dirinya akan bertekad untuk mencoba berdiskusi dengan jajaran IPSI agar TTKKDH dapat menjadi bagian daripada IPSI Tanggamus, sebab IPSI lah yang akan membina KESTI-TTKKDH ini akan muncul bibit-bibit atlet pencak silat.

" Intinya adalah kami menginginkan di kabupaten Tanggamus ini, menjadi salah satu icon atau sumber Atlet pencak silat dalam ajang tingkat Provinsi Lampung, maupun nasional mereka ini harus menjadi bagian IPSI Terlebih dahulu, sesuai dengan keinginan Bupati yang menginginkan Tanggamus dapat mencetak bibit-bibit atlet pencak silat terbaik.

yang paling utama juga kedepan Ini bagaimana caranya setiap cabang dan ranting memiliki sekretariat yang jelas seperti dipasang Plang, Administrasi serta arsip anggotanya itu yang terpenting saat ini, sehingganya semua anggota terdaftar kita dapat lebih mudah untuk melakukan program-program dalam bidang budaya juga pencak silat, yang pasti latihan pencak silat para anggota KESTI-TTKKDH harus kita lestarikan,"Ucap Mantan Kadishub Tanggamus ini.

Sementara itu wakil Ketua Umum KESTI-TTKKDH Provinsi Lampung Drs. HI. Risman Hamid, menginginkan adanya peranan KESTI-TTK"(shr)

Selasa, 19 November 2019

Bupati Agus Istiglal Hadiri Pengajian Rutin Bulanan Badan Kontak Majlis Taklim




PESISIR BARAT - KPS - Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.Agus Istiqlal,SH.,MH di dampingi oleh Ketua Umum BKMT kabupaten Hj.Septi Istiqlal menghadiri pengajian rutin bulanan badan kontak majlis taklim (BKMT), Masjid Al- Ridho
Pekon Kerbang Dalam Kecamatan pesisir utara, Selasa (19/11/)

Dalam Sambutannya Bupati menjelaskan tentang BKMT merupakan suatu  organisasi independent dimana keanekaragaman warna dipersatukan dalam BKMT yang merupakan bagian dari lingkungan sosial yang memiliki kedudukan strategis, berperan sebagai wahana pendidikan yang berusaha menanamkan akhlak mulia, meningkatkan ketakwaan, pengetahuan dan kecakapan yang diabadikan dengan upaya mencerdaskan kehidupan dan memajukan kesejahteraan umat dalam rangka mencari keridhaan allah swt.

Kemudian, pada kesempatan ini saya sarankan bahwa BKMT hendaknya dapat menjadi pelopor persatuan dan kesatuan, pelopor persaudaraan dan pelopor dalam membangun umat, majelis taklim harus meningkatkan kemampuan dan peran, agar keberadaannya bermanfa’at bagi masyarakat.

Pada kesempatan ini saya sarankan bahwa BKMT hendaknya dapat menjadi pelopor persatuan dan kesatuan, pelopor persaudaraan dan pelopor dalam membangun umat, majelis taklim harus meningkatkan kemampuan dan peran, agar keberadaannya bermanfa’at bagi masyarakat"saran bupati"

Selain itu Bupati juga menyerahkan 20  santunan kepada anak yatim.

Turut hadir Kapolsek Pesisir utara, Ketua Dharma Wanita, Kepala OPD, para camat, Pengurus BKMT se-kabupaten Pesisir Barat dan masyarakat setempat-HumasKPB-  red.

Pj Kades Desa Pagar Gading Giat Membangun Desa DD 2019




LAMPUNG UTARA - Penyerapan dana desa (DD) tahap pertama 20% hingga mencapai tahap kedua 40% dari pusat sumber dana anggaran pendapatan belanja negara ( APBN ) yang di kucurkan ke daerah kabupaten lampung utara ( Lampura ) propinsi lampung yang di godok menjadi anggaran pendapatan belanja daerah  ( APBD) , melalui dinas pemberdayaan desa (DPMD) telah merealisasikan dana desa ke desa desa salah satu nya desa pagar gading, kecamatan belambangan pagar kabupaten lampung utara

Pj kepala desa pagar gading, Dikin Ali SE, menjelaskan kepada pada media kemuning post, telah menerima dana desa tahap 20% hingga tahap ke dua 40 % pihak aparatur desa dan masyarakat  telah mengerjakan ke beberapa fisik pembangunan, antara lain " gorong gorong 3 titik di dusun 3 dan 4, siring pasang dengan panjang 1270 m terletak di dusun 2 dan 3, sumur bor 3 titik di dusun 1,3 dan 6, onderlagh di dusun 3, lapen panjang 700m juga terletak di dusun 3, dan yang terakhir lapang putsal dan volibal yg terletak di dusun 1, dari enam aitem pekerjaan ini yang telah selesai 3 aitem antara lain" gorong gorong, siring pasang dan sumur bor yang ke 3 aitem masih dalam pengerjaan", ungkap pj kepala desa pagar gading (19'11/19)

Sementara tokoh masyarakat dan kaum pemuda desa pagar gading , menyampai kan ucapan banyak trima kasih kepada pemerintah desa khusus nya kepala desa  Dikin Ali SE, sebagai perpanjangan tangan  dari pemerintah pusat melalui ke pemerintah daerah kabupaten lampung utara atas terkuburnya bantuan dana desa  kami sebagai masyarakat desa pagar gading sudah menikmati hasil pembangunan pada desa setempat ungkap Udin dan Jarno selaku tokoh masyarakat dan pemuda desa pagar gading.

Semoga apa yg telah menjadi program dari pemerintah pusat melalui dana desa dapat benar benar bermanfaat  bagi masyarakat kami,tutupnya kades,(hendrik)

Dalam Muscab APDESI Lambar Bupati Ingatkan Para Kepala Desa Jangan Alergi Dengan Wartawan dan LSM


Kemuningpost.com, LAMPUNG BARAT - Seluruh Peratin (Kepala Desa) di Kabupaten Lampung Barat mengikuti acara Musyawarah Cabang Asosiasi Pemerintah Desa (APDESI) yang di pusatkat di Aula Ratupikulan komplek RSU Alimudin Umar Liwa (05/11/19)

Acara yang di buka langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang juga dihadiri oleh Ketua APDESI Propinsi Lampung, Suhardi Buyung tersebut mengambil tema “Melalui Muscab APDESI Lambar 2019 kita wujudkan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera, Indonesia Unggul”.

Dalam Muscab itu selain dijadikan ajang silaturahmi, evaluasi serta koordinasi, yang sangat menarik dan sangat penting yakni pemilihan Kepengurusan DPC APDDESI Lambar untuk priode 2019 – 2024.

Dalam Muscab itu Juhairi Iswanto terpilih secara aklamasi sebagai ketua yang baru. Menariknya awalnya ada dua orang calon ketua yakni Juhairi dan Boim, namun saat akan diadakan pemilihan, Boim tiba – tiba mundur dari bursa pencalonan dengan alasan merasa tidak mampu untuk menjadi nakhoda dari organisasi yang menjadi wadah para Peratin (Kepala Desa) itu.

Bupati Parosil dalam sambutannya menekankan adanya kekompakan dan sinergi antara Peratin dengan mitra kerjanya yakni LHP (BPD) dan pembina yakni camat.

“Saya ingatkan para Peratin jangan otoriter dalam menjalankan roda pemerintahan, jangan asal “pecat” terhadap aparat dan anggota LHP hanya karena permasalahan peribadi, pemimpin. Kita di Pusat telah mencontohkan kepada kita semua, hilangkan ‘dendam dan luka masa lalu kita tatap masa depan’, ” tegas Parosil.

Di bagian lain sambutannya Parosil juga mengingatkan kepada seluruh Peratin untuk menjalin komunikasi terhadap awak media dan LSM.

“Wartawan dan LSM jangan dianggap momok/monster yang menakutkan dan menjijikkan, jadikan mereka sebagai mitra kerja yang baik.” tegas Pak Cik, panggilan akrab Parosil.

Menyinggung masalah BIMTEK Peratin, bupati minta kepada Pengurus APDESI yang baru untuk segera memetakan tentang kultur dan potensi SDA dari tiap-tiap Pekon (Desa). Hal itu perlu untuk menentukan tempat daerah tujuan Bimtek atau Studi banding yang ada relefansinya dengan Pekon tersebut.

Sementara Ketua APDESI terpilih Juhairi Iswanto dalam sambutannya mengajak seluruh Peratin untuk saling bahu membahu dalam mewujudkan Lambar yang Hebat yang diawali dari pembangunan dan pembenahan di masing- masing Pekon rls-(mat)