Rabu, 25 Juni 2025

Bupati Apresiasi TP-PKK Provinsi Lampung Hadir Di Lampura


Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si., menghadiri Kunjungan Kerja Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, SE., MM., di Desa Kemalo Abung, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (25/6/2025).


Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini turut dihadiri oleh jajaran TP-PKK Provinsi Lampung, TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, serta perangkat daerah terkait dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Lampung Utara. Hadir pula Camat Abung Selatan, Kepala Desa Kemalo Abung, tokoh masyarakat, kader PKK desa, serta masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perhatian dan kehadiran TP-PKK Provinsi Lampung beserta jajaran ke Lampung Utara.


“Kegiatan ini sangat penting sebagai wujud nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, hingga ke tingkat desa dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Bupati.


Bupati juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara akan terus mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh TP-PKK, khususnya dalam mendukung 10 Program Pokok PKK.


“Saya berharap para kader PKK desa dapat menjadi motor penggerak utama dalam menyukseskan program-program ini,” tambah nya.


Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, SE., MM, dalam arahannya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan supervisi PKK Provinsi Lampung kepada seluruh PKK kabupaten/kota.


“Kami ingin memastikan bahwa 10 Program Pokok PKK benar-benar dijalankan secara maksimal hingga ke tingkat dasa wisma. Fokus kami antara lain pencegahan stunting, pemberdayaan ekonomi melalui UP2K, serta pembinaan karakter keluarga,


Ia juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus aktif melakukan edukasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pola asuh anak dengan penuh kasih sayang."jelas Purnama.


Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan potensi di sektor peternakan sebagai penggerak ekonomi keluarga. “Kami siap memberikan pendampingan teknis, bantuan bibit ternak, serta pelatihan pengolahan hasil ternak bagi kelompok masyarakat dan kader PKK,” ujarnya.


"Secara umum, kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan nasional terkait Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga yang diatur dalam Permendagri Nomor 36 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Permendagri Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan PKK.


Di tingkat daerah, kegiatan ini mendukung program prioritas Gubernur Lampung dalam pencegahan stunting, penguatan ekonomi kerakyatan, dan pemberdayaan perempuan.


Kegiatan diakhiri dengan dialog interaktif antara TP-PKK Provinsi dan warga, serta peninjauan kegiatan Posyandu, Dasa Wisma, dan pemanfaatan pekarangan oleh kader PKK Desa Kemalo Abung.(Habib)

DLH Terkat Pencemaran Limbah Pihak Perusahaan Menghindar

LAMPURA-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Utara akan melakukan pendalaman terkait kabar viral pencemaran lingkungan yang diduga akibat limbah pabrik yang ada di wilayah Desa Margo Rejo Kecamatan Kotabumi Utara. Pihak perusahaan menghindar ketika akan dikonfirmasi.


Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas DLH Juliansyah Imron mengatakan, menindak lanjuti kabar vitalnya dugaan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh limbah pabrik yang ada di wilayah Desa Margo Rejo, Kecamatan Kotabumi Utara itu pihak DLH pernah melakukan pengecekkan ke perusahaan tersebut.



“Menindaklanjuti kabar viral itu kami pernah melakukan tinjauan ke lokasi,” ujarnya, ketika dikonfirmasi, Rabu 25 Juni 2025.


Lebih lanjut dikatakannya, mengenai perizinan perusahaan dimaksud, DLH Kabupaten Lampung Utara belum menerima laporan keberadaan perusahaan tersebut.


Untuk nama perusahaan, kata Juliansyah Imron, perusahaan itu bernama Samudra Intan Perkasa, semenjak dirinya bertugas di DLH dia belum mengatakan belum ada laporan keberadaannya, sementara perusahaan tersebut untuk wilayah operasinya berada di Kabupaten Lampung Utara.


Sedangkan terkait dengan perizinan kita tidak mengetahuinya dikarenakan DLH tidak mengeluarkan izin, tapi melalui pelayanan satu pintu. Namun yang bersifat mengetahui seharusnya pihak perusahaan memberitahukan keberadaan mereka ke DLH daerah setempat.



Jika melihat kondisinya, itu pabrik lama, tapi kalau dilihat dari operasinya di tahun 2024 lalu, papar Juliansyah Imron.


Sementara terkait dengan limbah yang dikeluhkan warga dan viral tersebut pihak Dinas Lingkungan Hidup sudah pernah melakukan cross cek ke perusahaan tersebut, namun untuk hasil final kata Juliansyah akan ditindak lanjuti setelah ada petunjuk dari Kepala DLH Lampung Utara untuk tindak lanjutnya.


Berita Terkait : Ketua DPC PWRI Edi Santoni Minta Dinas Tindak Tegas Pabrik di Desa Margo Rejo


Dilain sisi, pihak perusahaan ketika hendak dikonfirmasi oleh awak media berusaha menghindar dan tidak seorangpun berkenan untuk diwawancarai  (Habib)

Kamis, 19 Juni 2025

Bupati Tanggamus Minta Hindari Penggunaan Atlet Dari Luar Daerah


Tanggamus - Mohammad Saleh Asnawi (bupati) berharap di pengurusan Koni yang baru untuk mengedepankan atlet dalam daerah hindari penggunaan atlet dari luar Tanggamus hanya karena demi untuk mengejar hadiah atau piala, Jumat (20/06/25)


Pemilihan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) daerah Kabupaten Tanggamus periode 2025-2029 telah di laksanakan, yang mengahasilkan dari calon tunggal yaitu Nuzul Irsan terpilih sebagai ketua secara aklamasi di Ballroom Hotel 21 Royal Gisting pada hari Kamis 19 Juni 2025.


Hadir pada pembukaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa ( Musorkablub) bupati Tanggamus beserta jajaran juga wakil ketua tiga Koni Provinsi Lampung Yanuar Irawan, yang pada saat pemilihan bupati beserta jajaran memberikan kewengan penuh ke panitia juga pemilih (red-masing-masing cabor). Dengan bupati meninggalkan ruang pemilihan tentu, membuktikan tidak adanya intervensi oleh kepala daerah pada waktu pemilihan ketua Koni tingkat kabupaten Tanggmus di tahun 2025. Seperti disampaikan bupati kepada awak media, sesaat setelah meninggalkan Ballroom Hotel 21 Royal Gisting.


" Tadi kita sama-sama lihat calonnya tunggal, ini kita serahkan sepenuh nya kita tidak boleh intervensi dan siapapun tidak boleh intervensi, dan kalau pun calon tunggalnya kalah, harus berjiwa besar," katanya ke para awak media disana.


Di kesempatan itu juga bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi berpesan agar kepengurusan Koni betul-betul menjalankan fungsinya dalam mengurus para atlet, jangan sampai demi mengejar hadiah atau piala menggunakan atlet di luar daerah.


"Saya pesan juga berharap, jangan sampai hanya karena untuk mengejar hadiah atau piala, menggunakan atlet dari luar kita, harus betul-betul dari kita," tegas Mohammad Saleh Asnawi Bupati Tanggamus yang memiliki misi & visi kuat, yaitu perubahan dimasa kepemimpanannya dengan selogan Jalan Lurus.


Dan tidak andilnya Moh Saleh Asnawi di bursa pencalonan ketua Koni daerah ini, masyarakat bisa menilai ini bentuk komitmen misi perubahan yang "ia"

inginkan, dan bukan apa-apa, seperti kepengerusan sebelumnya kepala daerah ikut andil dan juga akhirnya terpilih serta dipilih sebagai ketua nya.


Disamping itu, ada yang menarik pada penyampaiyan bupati saat mengetahui yang juga terkesan kaget bahwa posisi kabupaten Tanggamus ada diperingkat ke lima (5) besar di Provinsi. Yang mana hal tersebut "ia" mengaku baru mengetahuinya, tentu ini minimnya informasi yang diberikan oleh pihak - pihak terkait, bukan apa-apa kenapa hal ini bisa terjadi akan banyak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, atau membuktikan dugaan atas isu yang berkembang, bahwa kurangnya dukungan dari berbagai pihak terhadap misi & visi Perubahan yang di usung oleh putra terbaik kabupaten Tanggamus ini.


" Kalau melihat posisi lima besar, tentu ini pencapaiyan terbaik, tapi saya belum mempelajari hal ini, seperti apa potensi kita" terangnya.



Adapun penggunaan atlet dari luar daerah, senada, pun dipertegas oleh Yanuar Irawan selaku wakil ketua tiga Koni Lampung, bahwasanya hal-hal tersbut, penggunaan atlet dari luar daearah akan di evaluasi kembali. Atlet harus sesuai dengan domisilinya kalau, dia atlet Tanggamus ya harus di buktikan dengan KTP Tanggamus.


"Penggunaan atlet dari luar daerah harus diupayakan dihindari, semisal tahun ini dia main di kita, tahun depan main di tempat lain, ini kan akan susah bagi kita untuk berkembang apa lagi mempertahankan  posisi juara," tuturnya (*)

Selasa, 03 Juni 2025

Semarak Simulasi OSN Se-Kecamatan Talang Padang


Suasana di SD Negeri 1 Talang padang Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus,  tampak berbeda dari biasanya. Pada tanggal 3 dan 4 Juni 2025, sekolah yang terletak di jantung Kecamatan Talang Padang ini menjadi pusat perhatian dunia pendidikan dasar, dengan digelarnya kegiatan Simulasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD se-Kecamatan Talang Padang.


Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa-siswi terbaik dari berbagai Sekolah Dasar di wilayah Talang Padang, yang dikirim oleh masing-masing satuan pendidikan untuk mengikuti simulasi OSN. Acara ini bukan hanya menjadi ajang latihan, namun juga momentum penting untuk menumbuhkan semangat kompetisi sehat serta memperkuat karakter pelajar berprestasi di usia dini.


Simulasi OSN ini mengusupng tema "Menyiapkan Generasi Emas Melalui Kompetisi Sains yang Bermartabat dan Berintegritas", dengan harapan mampu menjadi wadah evaluatif sekaligus edukatif bagi para peserta dan guru pembimbing dalam mempersiapkan diri menuju ajang OSN tingkat kabupaten hingga nasional.


Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana kegiatan, Alfa Rizal Husen, S.Pd., menyampaikan bahwa simulasi ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang proses pembelajaran yang membentuk karakter ilmiah siswa.


“Kami ingin memberi pengalaman berharga bagi para siswa, memperkenalkan mereka pada atmosfer kompetisi sains yang sesungguhnya. Melalui simulasi ini, kita menanamkan rasa percaya diri, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menjawab tantangan intelektual,” ujar Alfa Rizal dengan penuh semangat.


Ia juga mengapresiasi peran aktif seluruh kepala sekolah, guru pembimbing, dan orang tua murid yang mendukung terlaksananya kegiatan ini dengan tertib dan terstruktur.


Para peserta berasal dari berbagai sekolah di Kecamatan Talang Padang, seperti SD Negeri 1 Talangpadang, SD Negeri 2 Gunungdoh, SD Negeri 3 Sinarpetir, dan SD-SD lainnya yang telah mengirimkan delegasi terbaiknya untuk mengikuti dua bidang lomba, yaitu Matematika dan IPA.


Para siswa terlihat sangat antusias. Mereka mengenakan seragam rapi, membawa perlengkapan ujian, dan tampak serius mempersiapkan diri. Sebagian besar peserta telah menjalani bimbingan khusus dari guru-guru pembimbing di sekolah masing-masing.


“Saya senang bisa ikut simulasi OSN ini. Soalnya menantang, tapi saya jadi lebih tahu bagaimana suasana OSN sebenarnya,” ujar Dea, salah satu peserta dari SD Negeri 3 Sinarpetir.


Simulasi ini juga menjadi sarana evaluasi kemampuan siswa secara menyeluruh. Tim pengawas dan penilai yang terdiri dari para guru berpengalaman di bidang Matematika dan IPA telah disiapkan untuk memberikan koreksi dan analisis hasil ujian, guna menjadi bahan pertimbangan dalam pembinaan lanjutan.


Harapannya, siswa-siswi yang menunjukkan hasil terbaik pada simulasi ini akan terus dibina dan diberikan pendampingan intensif, agar mampu meraih prestasi di OSN tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional.


Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Penutupan dilakukan pada 4 Juni sore dengan doa bersama serta penyampaian hasil umum simulasi, disertai dengan pemberian motivasi oleh perwakilan pengawas kecamatan dan kepala sekolah tuan rumah.


Simulasi OSN se-Kecamatan Talang Padang bukan sekadar kegiatan teknis, namun merupakan bagian dari langkah strategis dalam membangun fondasi pendidikan yang unggul. SD Negeri 1 Talangpadang berhasil menjadi tuan rumah yang tidak hanya menyambut peserta, tapi juga menyemai harapan dan menciptakan inspirasi.


Dengan kegiatan ini, Talang Padang menunjukkan bahwa wilayah ini bukan hanya kaya akan budaya dan sejarah, namun juga penuh semangat dalam mencetak generasi masa depan yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia.rls. holita.